Sunday, June 14, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

TNI Sebut 11 Pelaku Kejahatan Diserahkan ke Polres Pelabuhan Belawan, Kapolres: Cuma Dua Orang

Mistar.idKamis, 23 April 2026 18.02
journalist-avatar-top
MG
tni_sebut_11_pelaku_kejahatan_diserahkan_ke_polres_pelabuhan_belawan_kapolres_cuma_dua_orang

Salah seorang terduga pelaku begal yang diamankan Pom Kodaeral I Belawan. (foto: istimewa/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Jumlah terduga pelaku kriminal yang diserahkan Polisi Militer Komando Daerah Angkatan Laut I Belawan (Pom Kodaeral I Belawan) ke Polres Pelabuhan Belawan, berbeda.

Kadispen Kodaeral I Belawan, Kolonel Laut (S/P) Wahyu Kurniawan, mengatakan mengatakan, awalnya pihaknya mengamankan 21 orang baru-baru ini. Ke-21 orang tersebut merupakan terduga pelaku pencurian dengan kekerasan (curas), tawuran dan pelaku kejahatan lainnya.

Wahyu mengatakan dari 21 orang tersebut, 11 di antaranya telah diserahkan ke Polres Pelabuhan Belawan. Sementara 8 orang lainnya dipulangkan ke pihak keluarga dan 2 orang lainnya masih dalam tahap proses pemeriksaan.

Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Rosef Efendi, ketika dikonfirmasi menyebut hingga saat ini pihaknya baru menerima dua orang terduga pelaku pencurian dari Pom Kodaeral I Belawan. Rosef mengatakan dua orang tersebut masih dalam tahapan pemeriksaan.

“Yang diserahkan ke kita dua orang. Untuk kasusnya masih pendalaman. Kita juga mendapat bantuan dari rekan-rekan TNI AL yang sudah melakukan penangkapan, dan terus membantu kita untuk melakukan pengungkapan terhadap peristiwa itu,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).

Soal pernyataan Kodaeral I Belawan yang menyebut ada 11 orang terduga pelaku kejahatan diserahkan ke Polres Pelabuhan Belawan, Rosef menyangkalnya. “Sejauh ini masih dua orang,” ucapnya.

Sebelumnya, Pom Kodaeral I Belawan melakukan penyisiran atau pengejaran terhadap sejumlah pelaku kejahatan dan pelaku tawuran di wilayah Kecamatan Medan Labuhan, Belawan dan sekitarnya sejak Jumat 17 April hingga Minggu 19 April 2026. Hasilnya, 21 orang turut diamankan yang didominasi anak-anak remaja.

Kegiatan ini merupakan respons terkait adanya keluhan dan keresahan masyarakat atas maraknya aksi begal dan pencurian dengan kekerasan di wilayah Belawan. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas pengaduan masyarakat.

Kegitan dilaksanakan atas permintaan Pemerintah Kota Medan dengan melibatkan aparat TNI, Polri, unsur Kecamatan Medan Belawan, dan personel Pom Kodaeral I.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN