Sunday, July 5, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Rumah Permanen di Tanah Tinggi Batu Bara Ludes Dilalap Si Jago Merah

Mistar.idMinggu, 5 Juli 2026 pukul 10.58 WIB
rumah_permanen_di_tanah_tinggi_batu_bara_ludes_dilalap_si_jago_merah

Rumah permanen milik Sumarnak hangus dilalap si jago merah. (Foto: Dokumentasi Humas Polres Batu Bara/Mistar)

news_banner

Batu Bara, MISTAR.ID - Satu unit rumah permanen milik Sumarnak, 78 tahun, di Dusun X, Desa Tanah Tinggi, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, ludes dilalap si jago merah, Minggu (5/7/2026) dini hari.

Kebakaran tersebut juga menyebabkan pemilik rumah yang tinggal seorang diri mengalami luka bakar di bagian tangan dan kaki.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, korban sempat mengunjungi warung milik anaknya yang tidak jauh dari tempat tinggalnya, lalu kembali ke rumah sekitar pukul 22.30 WIB untuk beristirahat pada Sabtu malam (4/7/2026).

Namun, belum lama terlelap, sekitar pukul 00.30 WIB korban terbangun karena mencium bau asap. Spontan korban bangkit hendak melihat asal asap, namun kaget mengetahui bagian belakang rumahnya telah dilalap api.

Karena panik, korban keluar rumah dan berteriak meminta pertolongan warga. Setelah meminta pertolongan warga yang langsung berhamburan ke lokasi kebakaran, korban malah kembali masuk ke dalam rumah untuk menyelamatkan barang-barang berharga.

Warga yang melihat korban terjebak di dalam rumah yang terbakar langsung berjibaku melakukan evakuasi. Beruntung, warga berhasil mengeluarkan korban dalam kondisi pingsan dari kobaran api. Namun, tak urung korban menderita luka bakar di bagian tangan dan kakinya.

Tidak lama kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik Pemkab Batu Bara tiba di lokasi. Namun, karena akses jalan sangat sempit, mobil damkar tidak dapat mendekati rumah yang terbakar. Mobil damkar hanya dapat menyemprotkan air dari halaman rumah warga yang berada di belakang rumah korban.

Akhirnya, api berhasil dipadamkan satu jam kemudian dan tidak merembet ke bangunan lainnya. Meski demikian, rumah korban berikut barang-barang di dalamnya hangus terbakar.

Kapolsek Air Putih AKP Rahmad R. Hutagaol melalui Kasi Humas Polres Batu Bara AKP Pardamean Tamba mengatakan pihaknya belum mengetahui pasti penyebab kebakaran.

"Belum diketahui penyebab pasti kebakaran, namun kita telah meminta keterangan dari saksi. Tim Inafis Sat Reskrim Polres Batu Bara juga sedang melakukan penyelidikan," terang Tamba.

Sementara itu, korban yang saat ini menjalani perawatan di RSU Bidadari diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp200 juta akibat kebakaran tersebut. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN