Pria 58 Tahun Ditemukan Meninggal di Perkebunan Kakao Tapteng, Polisi Selidiki Penyebabnya

Jenazah korban saat disemayamkan di rumah orang tuanya di Dusun IV Desa Mela II. (foto:dokumen Humas Polres Tapteng/mistar)
Tapteng, MISTAR.ID (23/7/2026) – Polsek Kolang menerima laporan adanya seorang pria berinisial AMS (58), warga Pandan, yang ditemukan meninggal dunia di area perkebunan kakao di Dusun IV Pancur Sikkit, Desa Mela II, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Rabu (22/7/2026) malam.
Kapolsek Kolang, AKP IE Simatupang, menyampaikan, setelah menerima laporan peristiwa tersebut, pihaknya langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bahan keterangan dan melakukan tindakan awal kepolisian.
"Dari keterangan awal di TKP diperoleh informasi bahwa warga yang meninggal tersebut diduga mengakhiri hidupnya sendiri," ujar AKP IE Simatupang, Kamis (23/7/2026).
Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan para saksi yang merupakan pihak keluarga korban, peristiwa ini pertama kali diketahui oleh abang kandung korban, Raja Bangkit Sihombing (60).
Berdasarkan kronologi kejadian, sekitar pukul 23.00 WIB, saksi yang baru pulang ke rumah tidak mendapati korban berada di dalam kamarnya.
"Setelah menanyakan keberadaan korban kepada tetangga sekitar, saksi mendapat informasi bahwa korban sempat terlihat berjalan menuju arah kebun kakao milik warga setempat. Saat itu, saksi juga menyusuri area perkebunan tersebut dan menemukan korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa," katanya.
Selanjutnya, sambung AKP IE Simatupang, saksi kemudian memberitahukan kejadian ini kepada pihak keluarga lain dan warga sekitar untuk meminta bantuan mengevakuasi korban ke rumah duka.
Kapolsek menuturkan, berdasarkan keterangan tambahan yang dihimpun dari keluarga, korban diketahui mengidap penyakit menahun yang tidak kunjung sembuh meski telah berulang kali berobat ke berbagai daerah. Almarhum juga kerap tinggal di rumah ibu kandungnya di Dusun IV Pancur Sikkit, Desa Mela II.
"Sebelum peristiwa ini terjadi, pihak keluarga dan tetangga menceritakan bahwa korban pernah beberapa kali menyampaikan keluh kesah terkait kondisi kesehatannya," ucapnya.
AKP IE Simatupang menambahkan, saat ini jenazah korban telah disemayamkan di rumah orang tuanya di Dusun IV, Desa Mela II, sembari menunggu kedatangan pihak keluarga dan istri korban yang berdomisili di Pandan.
Pihak Polsek Kolang juga telah mengamankan lokasi, membuat laporan resmi, serta berkoordinasi dengan pihak medis untuk pelaksanaan visum et repertum.
"Kepolisian juga melakukan komunikasi intensif bersama pihak keluarga terkait prosedur autopsi maupun penanganan jenazah selanjutnya," tutupnya. (hm27)
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER
























