Polda Sumut Catat Kenaikan Angka Kriminalitas saat Piala Dunia 2026

Gedung utama Polda Sumut. (foto: matius/mistar)
Medan, MISTAR.ID – Euforia nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 berlangsung di berbagai daerah, termasuk Sumatera Utara (Sumut). Sejak turnamen bergulir pada 11 Juni hingga 20 Juli 2026, masyarakat dari berbagai kalangan memadati lokasi nonton bareng (nobar) yang umumnya berlangsung pada malam hingga dini hari.
Di tengah semarak pesta sepak bola dunia itu, data Kepolisian Daerah (Polda) Sumut menunjukkan angka gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta kriminalitas justru mengalami peningkatan.
Berdasarkan data Bagian Pengendalian Operasi (Bagdalops) Biro Operasi Polda Sumut yang diperoleh Mistar, jumlah gangguan kamtibmas pada Minggu ke-29 (13–19 Juli 2026) meningkat 115 kejadian atau 9,1 persen dibandingkan Minggu ke-28 (6–12 Juli 2026).
Secara berturut-turut, jumlah gangguan kamtibmas tercatat sebanyak 1.240 kejadian pada Minggu ke-26, 1.222 kejadian pada Minggu ke-27, meningkat menjadi 1.267 kejadian pada Minggu ke-28, dan mencapai 1.382 kejadian pada Minggu ke-29 yang bertepatan dengan puncak pelaksanaan Piala Dunia.
Angka kriminalitas juga mengalami kenaikan. Pada Minggu ke-28 tercatat 1.210 kasus, kemudian meningkat menjadi 1.341 kasus pada Minggu ke-29 atau bertambah 131 kasus (10,8 persen).
Beberapa wilayah kepolisian mencatat lonjakan kriminalitas yang cukup signifikan. Polres Pelabuhan Belawan mengalami kenaikan sebesar 95,6 persen, Polres Pematangsiantar melonjak hingga 139,1 persen, sementara Polrestabes Medan meningkat 5,3 persen.
Untuk kasus pencurian dengan pemberatan (curat), Polrestabes Medan menjadi wilayah dengan penanganan terbanyak, yakni 79 kasus. Disusul Polres Pelabuhan Belawan sebanyak 20 kasus dan Polresta Deli Serdang 19 kasus.
Pada kasus pencurian dengan kekerasan (curas), Polrestabes Medan juga mencatat jumlah tertinggi dengan 46 kasus, diikuti Polres Simalungun sebanyak 21 kasus dan Polres Asahan 18 kasus.
Angka kecelakaan lalu lintas turut mengalami peningkatan. Polrestabes Medan menangani 41 kasus, Polres Pelabuhan Belawan 18 kasus, dan Polres Asahan 13 kasus.
Secara umum, terdapat tiga jenis tindak pidana yang mengalami kenaikan paling menonjol pada Minggu ke-29 dibandingkan Minggu ke-28, yakni pencurian dengan pemberatan (curat) yang bertambah 33 kasus, kecelakaan lalu lintas naik 31 kasus, serta penganiayaan meningkat 21 kasus.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Dr Ferry Walintukan, mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan dan bersama-sama menjaga situasi keamanan serta ketertiban.
"Kejahatan bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Kami mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati. Jika mengalami atau mengetahui adanya gangguan kamtibmas, segera hubungi layanan Call Center Polri 110 atau kantor polisi terdekat," ujar Ferry, Kamis (23/7/2026).


























