Dua Pelaku Curanmor di Medan Ditembak Polisi, Barang Bukti Turut Diamankan

Kedua pelaku usai mendapat perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara. (Foto: Dokumentasi Resmob/Mistar)
Medan, MISTAR.ID - Dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ditangkap Unit Resmob Polrestabes Medan. Keduanya pun diberi tindakan tegas dengan ditembak pada bagian kaki.
Kedua pelaku bernama Indra Wijaya 27 tahun, warga Sari Rejo, Medan Polonia, dan Deni Irawan, 28 tahun, warga Jalan Perjuangan, Pancur Batu.
Kanit Resmob Polrestabes Medan, Iptu Ramadhani Bimo Setiadi, menjelaskan aksi pencurian itu dilakukan keduanya di salah satu rumah kos di Jalan Sei Rokan, Medan Sunggal, Sabtu (11/7/2026).
Saat itu, sepeda motor Honda Beat Street BK 2991 AIQ disewa Zaiza Nabila Ananda selama sepekan dari Syarifuddin Pulungan. Namun, saat ia bermain ke rumah kos temannya, kedua pelaku membawa kabur sepeda motor tersebut.
Polisi yang menerima laporan kemudian melakukan penyelidikan. Dua hari setelahnya, Senin (13/7/2026), keberadaan Indra Wijaya diketahui petugas di Jalan Swasa Tengah, Desa Sampali.
"Kita melakukan penyelidikan selama dua hari hingga mendapati keberadaan salah satu pelaku," ucap Bimo, Rabu (15/7/2026).
Setelah mengamankan Indra, polisi melakukan pengembangan. Dari "kicauan" pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan itu, petugas kemudian menangkap Deni Irawan.
"Deni kita tangkap di Jalan Peratun, Percut Sei Tuan. Saat kita interogasi, keduanya mengaku mencuri sepeda motor di rumah kos Jalan Sei Rokan," tuturnya.
Bimo melanjutkan, keduanya terpaksa diberi tindakan tegas. Pasalnya, saat polisi melakukan pengembangan untuk mencari barang bukti, keduanya melakukan perlawanan dan berupaya kabur.
"Benar, keduanya kita beri tindakan tegas dan terukur karena melakukan perlawanan dan berusaha kabur," lanjutnya.
Dari hasil interogasi, keduanya mengaku telah merencanakan aksi pencurian tersebut. Indra Wijaya bertindak sebagai eksekutor, sementara Deni bertugas sebagai joki dan memantau situasi.
"Sepeda motor korban tidak dijual, hanya dipakai pelaku Indra untuk keperluan sehari-hari. Saat ini sepeda motornya telah kita amankan," ujarnya. (hm25)
PREVIOUS ARTICLE
Polisi Olah TKP Kematian BHL PTPN I Regional 1, Dugaan Penganiayaan Masih Diselidiki





















