Wednesday, September 2, 2026
home_banner_first
BUDAYA

Tari Gubang dan Sinandong Asahan Bakal Mentas di PRSU

Mistar.idRabu, 15 Juli 2026 pukul 05.30 WIB
tari_gubang_dan_sinandong_asahan_bakal_mentas_di_prsu

Kadis Pendidikan Asahan tinjau persiapan pelajar jelang mentas di PRSU, Selasa (14/7/2026). (Foto: Perdana/Mistar)

news_banner

Asahan, MISTAR.ID – Kesenian tradisional khas Kabupaten Asahan, Tari Gubang dan Sinandong, dipastikan akan menjadi bagian dari penampilan kontingen Kabupaten Asahan pada Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 yang digelar pada 23 Juli 2026.

Menjelang tampil di panggung bergengsi tersebut, persiapan para pelajar terus dimatangkan melalui latihan intensif.

Latihan dipusatkan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan dan melibatkan puluhan peserta didik dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Seluruh penampil menjalani pemantapan materi agar mampu memberikan pertunjukan terbaik saat mewakili Kabupaten Asahan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan, Musa Al Bakri, yang turun langsung memantau jalannya latihan mengatakan kehadirannya menjadi bentuk dukungan. Sekaligus memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai rencana menjelang penampilan di PRSU.

Selain Tari Gubang dan Sinandong yang menjadi ikon budaya Asahan, kontingen pelajar juga mempersiapkan Tarian 14 Etnis serta Festival Bahasa Ibu. Ragam pertunjukan tersebut dirancang untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal sekaligus mencerminkan keberagaman budaya yang ada di Kabupaten Asahan.

“Tari Gubang adalah salah satu kesenian tradisional yang tumbuh dan berkembang di wilayah pesisir Asahan. Tarian ini menjadi identitas budaya daerah yang patut diperkenalkan kepada masyarakat luas. Kita bangga para pelajar akan membawakan ini di PRSU,” kata Musa,Selasa (14/7/2026).

Musa Al Bakri menegaskan bahwa keikutsertaan para pelajar dalam PRSU tidak hanya bertujuan menampilkan pertunjukan seni, tetapi juga menjadi bagian dari upaya melestarikan budaya daerah kepada generasi muda. Menurutnya, panggung PRSU merupakan kesempatan berharga bagi peserta didik untuk mengembangkan bakat, kreativitas, serta rasa percaya diri.

“PRSU merupakan ajang yang dihadiri masyarakat dari berbagai daerah di Sumatera Utara. Momentum ini dimanfaatkan untuk mempromosikan kekayaan seni dan budaya Kabupaten Asahan,” ujarnya.

Ia juga menilai keterlibatan siswa dalam kegiatan seni budaya dapat memperkuat karakter sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap warisan budaya daerah yang menjadi identitas Kabupaten Asahan.

Dikatakannya, Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan berkomitmen terus memberikan pembinaan kepada peserta didik melalui berbagai kegiatan seni dan budaya. Langkah tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap pelestarian budaya lokal. (hm20)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN