Friday, September 25, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Dua Korban Kecelakaan di Depan Masjid Agung Sibuhuan Dirujuk ke Pekanbaru

Mistar.idJumat, 25 September 2026 pukul 16.04 WIB
dua_korban_kecelakaan_di_depan_masjid_agung_sibuhuan_dirujuk_ke_pekanbaru

Dump truck nomor polisi BM 9975 QO yang terlibat kecelakaan. (foto:dokumeniskandar/mistar)

news_banner

Palas, MISTAR.ID (25/9/2026) - Dua orang korban kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang terjadi di Jalan Lintas Sibuhuan–Sosa, tepatnya di depan Masjid Agung Al-Munawwarah Sibuhuan, dirujuk ke Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru.

Peristiwa kecelakaan lalu lintas antara sepeda motor dan dump truck nomor polisi BM 9975 QO yang di atas kaca depan bertuliskan angka 999 dan bermuatan sertu (pasir batu) terjadi pada Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 18.50 WIB.

Pantauan di lapangan, saat kejadian korban yang diketahui warga Bulu Sonik dan Sibuhuan Jae, pengendara sepeda motor jenis Beat Street, masih tergeletak di badan jalan di tengah kerumunan warga. Sementara mobil dump truck yang bermuatan sertu (pasir batu) tidak terlihat di tempat kejadian perkara (TKP).

Tidak berselang lama setelah kejadian, secara kebetulan anggota Satreskrim Polres Padang Lawas dan dua orang wartawan melintas di jalan tersebut hendak pulang ke rumah.

Melihat kejadian tersebut, Anwar Hasibuan yang bertugas di Satreskrim Polres Palas bersama warga melakukan pertolongan terhadap korban dan membawanya menuju Rumah Sakit Permata Madina Sibuhuan di Jalan Ki Hajar Dewantara, Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas.

Selanjutnya, Anwar Hasibuan melakukan pencarian terhadap keberadaan mobil dump truck tersebut. Dari informasi warga sekitar, mobil dump truck bersembunyi di belakang Masjid Agung Al-Munawwarah Sibuhuan.

Ali Akbar Nasution, orang tua korban Khoiria Nasution, saat dikonfirmasi Harian MISTAR.ID (25/9/2026), mengaku kedua korban sudah dirujuk ke Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru. Sebelumnya, keduanya dirawat di Rumah Sakit Permata Madina Sibuhuan.

Atas kejadian tersebut, Ali Akbar berharap kepada pengemudi mobil dump truck untuk bertanggung jawab.

“Kami sudah sampai di rumah sakit Pekanbaru dan rencana untuk dilakukan operasi mulut karena gigi anak saya atas bawah sudah sangat parah dan saran dokternya harus dioperasi,” ujar Ali.

Kasat Lantas Polres Padang Lawas AKP Andrea Nasution saat dikonfirmasi Harian MISTAR.ID melalui pesan WhatsApp terkait peristiwa tersebut hingga kini belum memberikan keterangan resmi dari pihak Satlantas Polres Palas. Sementara itu, pesan yang dikirim terlihat tanda centang dua berwarna biru. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN