Diduga Diculik dan Dianiaya, Pria di Medan Ditemukan Bersimbah Darah di Depan RS Muhammadiyah

Korban Rahmadsyah saat mendapat perawatan di rumah sakit. (foto:istimewa/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Seorang pria bernama Rahmadsyah, 45 tahun, mengalami luka serius setelah diduga menjadi korban penculikan dan penganiayaan oleh sekelompok orang di kawasan Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.
Informasi yang diperoleh, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (30/5/2026) malam. Korban kemudian ditemukan dalam kondisi terluka parah di depan Rumah Sakit Muhammadiyah, Jalan Mandala By Pass, Medan.
Menurut keterangan korban kepada keluarga, dirinya didatangi sejumlah orang saat berada di rumah kontrakannya di Jalan Jermal 7 Ujung. Setelah itu, ia mengaku dibawa ke lokasi lain dan mengalami penganiayaan menggunakan senjata tajam.
Akibat kejadian tersebut, Rahmadsyah mengalami sejumlah luka pada bagian tubuh dan kepala hingga harus mendapatkan perawatan.
Korban mengaku mengenali beberapa orang yang diduga terlibat dalam peristiwa itu. Selain itu, ia juga menyebut aksi tersebut diduga berkaitan dengan perintah seseorang yang disebut sebagai pimpinan sebuah organisasi kemasyarakatan.
Kakak korban, Serka Dede Andiruka, membenarkan adiknya menjadi korban penganiayaan. Ia mengatakan keluarga telah berupaya mencari pertolongan medis untuk Rahmadsyah setelah ditemukan dalam kondisi terluka.
Selain itu, keluarga juga mengaku telah mendatangi Polrestabes Medan untuk membuat laporan terkait peristiwa yang dialami korban.
"Kami sudah buat laporan melalui pengacara kami," ujarnya.
Hingga berita ini dikirimkan ke meja redaksi, belum ada keterangan lanjut soal peristiwa tersebut dari kepolisian. Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Risky Lubis dan Kapolsek Medan Tembung, Kompol Ras Maju Tarigan ketika dikonfirmasi, hingga saat ini belum memberikan jawaban. (hm27)
























