Monday, July 20, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Data Terbaru: Empat Warga Medan Meninggal Akibat Banjir, Tiga Lainnya Karena Sakit

Mistar.idSelasa, 2 Desember 2025 pukul 17.29 WIB
data_terbaru_empat_warga_medan_meninggal_akibat_banjir_tiga_lainnya_karena_sakit

Petugas BPBD Kota Medan saat mengevakuasi warga di Jalan Brigjen Katamso beberapa waktu lalu (foto: istimewa/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Medan, Arrahmaan Pane, menyampaikan bahwa jumlah warga Kota Medan yang meninggal dunia akibat banjir pada 27 November 2025 tercatat sebanyak empat orang.

“Memang Pak Wali sempat menyebut ada tujuh orang. Namun setelah dicek, ternyata tiga orang lainnya meninggal karena riwayat penyakit. Jadi hanya empat orang yang benar-benar meninggal karena banjir, baik akibat tenggelam maupun terseret arus,” ujar Arrahmaan atau Amon saat dikonfirmasi Mistar, Selasa (2/12/2025).

Ia menjelaskan, data korban meninggal tersebut berdasarkan laporan dari kewilayahan yang masuk ke Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Kota Medan, yang sebelumnya dikumpulkan dari masing-masing kelurahan.

“Dari Tapem diteruskan ke kita (Diskominfo). Data terakhir menunjukkan empat orang meninggal dunia. Datanya nanti saya cek lagi, karena tadi nama dan alamatnya belum ada,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Medan, Yunita Sari, mengaku pihaknya tidak memiliki data lengkap mengenai korban meninggal akibat banjir.

“Untuk data kita tidak ada, karena fokusnya kemarin hanya evakuasi dan penyelamatan. Coba tanya ke kewilayahan, mereka pasti punya datanya karena dilaporkan ke Tapem. Info terakhir yang saya dengar juga empat orang meninggal dunia, tapi tidak tahu alamatnya,” ujar Yunita.

Pernyataan serupa disampaikan Kepala Dinas Sosial Kota Medan, Khoiruddin Rangkuti, ketika dikonfirmasi terkait data korban meninggal.

“Setahu saya yang dibilang Pak Wali semalam itu tujuh orang meninggal dunia, tapi datanya juga belum sampai ke kita,” katanya.

Terkait tindak lanjut dari Dinsos Medan, Khoiruddin menyebutkan bahwa data korban meninggal nantinya akan diajukan ke Kementerian Sosial (Kemensos) untuk memperoleh santunan.

“Kita sifatnya hanya memfasilitasi. Dari Dinsos Kota Medan sendiri tidak ada bantuan. Karena itu, kita masih menunggu datanya agar segera diajukan,” pungkasnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN