Sunday, July 5, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Buron Dua Bulan, Pelaku Curanmor di Komplek Mentari Nagoya Ditembak Polisi

Mistar.idMinggu, 5 Juli 2026 pukul 13.42 WIB
buron_dua_bulan_pelaku_curanmor_di_komplek_mentari_nagoya_ditembak_polisi

Pelaku Bana usai mendapat perawatan di rumah sakit Bhayangkara.(f:ist/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID (5/7/2026) - Seorang pelaku curanmor, Ahmad Ali Shabana Daulay alias Bana, tersungkur setelah timah panas menembus salah satu betisnya.

Ia ditembak petugas karena dikatakan melawan dan berupaya kabur saat dilakukan pengembangan.

Kanit Pidum Satreskrim Polrestabes Medan, Iptu M Hafizullah menjelaskan, aksi pencurian yang dilakukan Bana terjadi di perumahan Mentari Nagoya, Jalan Ampera, Bantan, Medan Tembung, Rabu (22/4/2026).

Sepeda Motor Honda Vario BK 6387 AJD milik Selvia Lauren 'dipetik' tepat di depan rumahnya. Saat itu ia sedang makan di dalam rumah dan sepeda motor terparkir dalam kondisi setang terkunci.

"Orang tua korban sempat mengejar karena mendengar suara sepeda motor dinyalakan. Namun pelaku berhasil kabur," ucapnya, Minggu (5/7/2026).

Petugas yang menerima laporan korban melakukan penyelidikan. Tepatnya, Kamis (25/6/2026) keberadaan Bana terendus petugas di Jalan Beringin, Pasar VII Rel Kereta Api.

"Pelaku melakukan perlawanan sehingga kita beri tindakan tegas terukur," katanya.

Dari hasil interogasi, lanjut Hafiz, Bana mengaku menjalankan aksinya bersama seorang rekannya Y yang kini masih diburu. Sepeda motor korban pun dijual kepada seorang perempuan berinisial S di Jermal VII seharga Rp4,3 Juta.

"Bana Mendapat bagian Rp2,3 Juta dan sisanya kepada Y. Pengakuannya uang itu digunakan untuk kehidupan sehari-hari. Untuk Y saat ini masih kita buru," ucapnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN