BNNK Sergai Gerebek Dua Lokasi Rawan Narkoba, 8 Orang Positif dan Bandar Kabur

BNNK Sergai saat menggelar Operasi Saber Bersinar 2026. (foto: Istimewa/Mistar)
Sumut, MISTAR.ID
Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Serdang Bedagai (Sergai) kembali menggelar Operasi Saber Bersinar 2026. Kepala BNNK Sergai, AKBP Siti Rohani Tampubolon, mengatakan operasi tersebut dirancang untuk menyasar sejumlah titik rawan penyalahgunaan narkoba di wilayah Kabupaten Serdang Bedagai.
Puncak operasi berlangsung pada Selasa (9/6/2026) malam. BNNK Sergai bersama unsur Forkopimda, TNI, Polri, dan instansi pemerintah terkait menggelar razia besar-besaran sebagai bagian dari upaya pencegahan serta pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah yang dinilai rawan dan meresahkan masyarakat.
Siti menjelaskan, dalam Operasi Saber Bersinar 2026, tim gabungan pertama kali menyasar sebuah gardu di Desa Pon, Kecamatan Sei Bamban. Dari lokasi tersebut, petugas mengamankan enam pria dewasa.
Selain itu, petugas juga menemukan tiga bungkus plastik klip ukuran sedang yang diduga berisi narkotika jenis sabu serta uang tunai sebesar Rp765.000.
Tidak berhenti di situ, tim gabungan kemudian melakukan penyisiran di wilayah Paya Lombang, Kecamatan Tebing Tinggi. Di lokasi tersebut, personel gabungan menggerebek sebuah rumah yang diduga menjadi tempat penyalahgunaan narkotika. Namun, hasil penggerebekan tidak menemukan barang bukti maupun pelaku.
Selanjutnya, tim bergerak menuju kawasan Pajak Desa Pon. Di lokasi ini, petugas kembali menggerebek sebuah rumah yang diduga menjadi tempat peredaran gelap narkotika.
Hasilnya, tiga pria dan seorang perempuan diamankan dari lokasi tersebut.
Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh, petugas menemukan satu bungkus plastik klip kecil yang diduga berisi narkotika jenis sabu. Selain itu, ditemukan pula tiga bungkus plastik klip ukuran sedang yang diduga berisi sabu milik seorang bandar berinisial A yang berhasil melarikan diri saat penggerebekan berlangsung.
Setelah dilakukan tes urine, delapan orang dinyatakan positif menggunakan narkotika. Sementara dua orang lainnya dinyatakan negatif dan telah dipulangkan kepada keluarganya.
“Jadi total yang kami amankan ada 10 orang. Delapan orang positif, sedangkan dua orang lainnya negatif dan sudah dipulangkan ke keluarga,” ujar AKBP Siti Rohani Tampubolon, Rabu (10/6/2026).
Perwira menengah Polri tersebut mengatakan Operasi Saber Bersinar 2026 merupakan salah satu langkah nyata dalam menekan angka penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Operasi itu juga menjadi bentuk komitmen dan keseriusan pihaknya dalam memerangi narkoba.
“Kami terus bersinergi dengan TNI dan Polri untuk menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan terbebas dari ancaman narkoba,” tegasnya.
AKBP Siti Rohani juga menegaskan seluruh pihak yang hasil pemeriksaannya dinyatakan positif menggunakan narkotika maupun yang kedapatan menguasai atau memiliki barang bukti narkotika akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Untuk itu, ia mengajak seluruh masyarakat agar terus berperan aktif dalam upaya pemberantasan narkoba. Menurutnya, tanpa dukungan masyarakat, persoalan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika tidak akan mudah diselesaikan.
Karena itu, masyarakat diimbau segera memberikan informasi kepada aparat penegak hukum apabila mengetahui adanya aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan masing-masing. (hm27)
BERITA TERPOPULER





















