Banjir Meluas di 14 Kecamatan, Ribuan Warga Langkat Mengungsi

Sejumlah rumah warga di Kecamatan Stabat yang terendam banjir. (foto: endang/mistar)
Langkat, MISTAR.ID
Banjir di Kabupaten Langkat semakin meluas hingga mencakup 14 kecamatan, Jumat (28/11/2025). Lima kecamatan yang baru terdampak adalah Kecamatan Stabat, Wampu, Secanggang, Pangkalan Susu, dan Sei Bingai.
Sementara itu, sembilan kecamatan yang sebelumnya sudah terdampak banjir meliputi Gebang, Babalan, Brandan Barat, Sei Lepan, Besitang, Pematang Jaya, Batang Serangan, Padang Tualang, dan Sawit Seberang.
Jumlah rumah warga yang tergenang diperkirakan mencapai belasan ribu unit, begitu juga jumlah warga terdampak—baik yang mengungsi maupun tetap bertahan di rumah.
Hingga kini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Langkat belum merilis data resmi terkait total korban banjir. Namun, data sementara per Kamis (27/11/2025) menunjukkan 984 KK terdampak di Kecamatan Brandan Barat, 500 KK terdampak di Kecamatan Besitang, dan 4.500 jiwa terdampak di Kecamatan Gebang.
Kepala BPBD Kabupaten Langkat belum memberikan respons saat dihubungi.
Di Kecamatan Stabat, banjir terparah terjadi di Desa Karang Rejo, Ara Condong, Sidomulyo, Pantai Gemi, Kelurahan Mangga, dan Kelurahan Dendang. Ribuan rumah warga dilaporkan tergenang dengan ketinggian air mencapai lutut orang dewasa.
Tidak hanya pemukiman, banjir juga merendam kawasan perkantoran, antara lain Kompleks Pemerintah Kabupaten Langkat, Kejaksaan Negeri Langkat, Pengadilan Negeri Stabat, dan Polres Langkat.

Sejumlah rumah warga di Kecamatan Stabat yang terendam banjir. (foto: endang/mistar)
Kawasan pusat Kota Stabat yang sebelumnya tidak pernah terdampak juga ikut tergenang.
“Seumur-umur baru kali ini banjir sampai ke kawasan kota Stabat. Biasanya hanya daerah pinggiran Sungai Wampu dan Sungai Belengking yang terdampak,” ujar Imam, warga Jalan Zainul Arifin, yang rumahnya terendam hingga setinggi lutut.
Ratusan warga mulai mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Salah satunya adalah Gedung Adat Mandailing Langkat di Jalan Proklamasi Stabat, yang saat ini menampung sedikitnya 50 warga dari Desa Pantai Gemi dan Sidomulyo sejak Jumat pagi.
Banjir diperkirakan masih akan bertahan mengingat hujan masih turun meski dengan intensitas rendah. (hm24)
PREVIOUS ARTICLE
Pasca Banjir, Warga Belakang PDAM Sunggal Pungut Sisa Barang





















