14.5 C
New York
Friday, April 12, 2024

2 Pria Diduga Curi Ternak Diamuk Massa di Tebing Tinggi, 1 Orang Tewas

Tebing Tinggi, MISTAR.ID

Seorang pria yang diduga akan melakukan pencurian ternak sapi, tewas dihakimi massa di areal ladang Kampung Panglong, Desa Penggalian, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdang Bedagai, Kamis (22/2/24) malam.

Teman pria tersebut juga tak luput dari amuk massa dan harus dilarikan ke RS Bhayangkara Tebing Tinggi.

Kasi Humas Polres Tebing Tinggi, AKP Agus Arianto mengatakan, sat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap mayat yang belum diketahui identitasnya tersebut.

“Petugas SPKT Polres Tebing Tinggi mendapat informasi dari masyarakat ditemukan mayat diduga pelaku pencurian ternak di areal ladang Kampung Panglong, Desa Penggalian, Kecamatan Tebing Syahbandar Kabupaten Serdang Bedagai Kamis (22/2/24) malam sekitar pukul 19.00 Wib,” ungkap Agus, Jumat (23/2/24).

Baca juga: Seratusan Warga Keracunan Gas dari Pengeboran Sumur PT SMGP

Mendapat informasi tersebut, personel Sat Reskrim Polres Tebing Tinggi dan Polsek Tebing Tinggi langsung menuju lokasi.

“Tiba di TKP (tempat kejadian perkara), petugas melihat ada 2 orang pria tergeletak di tanah sedang dikerumuni masyarakat. Tidak jauh dari itu, ditemukan 1 unit mobil Daihatsu Xenia, nomor polisi BK 1868 TU, dalam keadaan sudah terbakar,” beber Agus.

Setelah dilakukan pengecekan, diketahui salah satu dari pria tersebut telah meninggal dunia dan 1 orang lagi dalam keadaan sekarat.

“Petugas lalu membawa kedua orang tersebut ke RS Bhayangkara Tebing Tinggi untuk dilakukan otopsi kepada yang meninggal dunia dan perawatan medis kepada yang mengalami luka berat,” jelas Agus.

Baca juga: Keberadaan Lapak Judi Dadu di Desa Batu Masagi Dikeluhkan Warga

Berdasarkan keterangan petugas medis, lanjut Agus, kematian pria tersebut karena kehabisan darah.

“Diduga kedua korban ini merupakan sindikat pencurian hewan ternak, hal tersebut dikuatkan dari ditemukannya 4 ikat tali tambang dan 3 buah lakban dari TKP. Dan saat ini, Polres Tebing Tinggi masih menyelidiki kasus ini,” pungkasnya. (Nazli/hm22)

Related Articles

Latest Articles