Kisah Aktris Hollywood Lucy Liu Salah Didiagnosis Kanker Payudara

Aktris Hollywood Lucy Liu. (Foto: People)
Medan, MISTAR.ID
Aktris Hollywood Lucy Liu mengungkap pengalaman pribadinya yang pernah salah didiagnosis kanker payudara setelah menemukan benjolan di tubuhnya pada 1990-an.
Dalam wawancara dengan majalah People Magazine, Liu menceritakan bahwa saat itu ia langsung mempercayai diagnosis dokter tanpa menjalani pemeriksaan lanjutan seperti ultrasound atau mammogram. Dokter yang memeriksanya hanya meraba benjolan tersebut dan menyimpulkan bahwa itu kanker.
“Aku sebenarnya tidak terlalu memikirkannya. Tapi itu menakutkan, karena pada saat itu informasi yang tersedia sangat terbatas, karena kami belum memiliki internet,” ujarnya.
Aktris berusia 57 tahun itu kemudian segera menjadwalkan operasi untuk mengangkat benjolan tersebut. Namun, setelah tindakan dilakukan, diketahui bahwa benjolan itu bukan kanker.
Liu mengakui bahwa saat itu ia tidak mempertimbangkan untuk mencari pendapat kedua, meskipun sempat disarankan oleh temannya. Ia memilih mempercayai sepenuhnya diagnosis awal dari dokter.
“Meski temanku menyarankan untuk mendapatkan pendapat kedua, aku berpikir, apa gunanya? Dokter tahu apa yang mereka bicarakan,” katanya.
Pengalaman tersebut menjadi titik awal baginya untuk memahami pentingnya bersikap aktif dalam menjaga kesehatan dan tidak ragu mencari informasi tambahan maupun opini medis lain.
Kini, Liu bekerja sama dengan perusahaan farmasi Pfizer dalam kampanye “Every Breakthrough Matters” untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pentingnya deteksi dini kanker melalui skrining.
Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri sendiri dan tidak mengabaikan pemeriksaan medis.
“Ini bukan hanya tentang pengobatan, tetapi memahami skrining, informasi, dan advokasi. Itu sangat penting,” ujar Liu.
Menurutnya, meskipun teknologi kesehatan kini semakin maju, masih banyak orang yang enggan melakukan pemeriksaan karena takut mengetahui kondisi sebenarnya atau terlalu sibuk.
Melalui pengalamannya, Liu berharap masyarakat lebih berani mencari informasi, melakukan skrining sejak dini, serta menjadi advokat bagi kesehatan diri sendiri. (hm25)
BERITA TERPOPULER























