Wednesday, July 22, 2026
home_banner_first
SAHABAT PENDIDIKAN

Tandatangani 20 Kesepakatan, India Rencanakan Buka Kampus di Indonesia

Mistar.idSelasa, 21 Juli 2026 pukul 19.31 WIB
tandatangani_20_kesepakatan_india_rencanakan_buka_kampus_di_indonesia_

Konjen India di Medan, Ravi Shanker Goel. (foto: susan/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID - Konsulat Jenderal India di Medan, Ravi Shanker Goel, mengatakan penandatanganan 20 kesepakatan (MoU) dalam pertemuan Perdana Menteri Republik India dan Presiden Republik Indonesia, adalah demi mencapai tujuan menjadi negara maju pada tahun 2047 dan 2045.

Kesepakatan tersebut mencakup kerja sama di beberapa sektor, salah satunya adalah pendidikan. Ravi mengatakan sektor pendidikan sangat penting, dan India berencana membuka kampus di Indonesia.

“Dan yang sangat penting, India berencana membuka kampus ‘India Institute of Management’ di Indonesia,” ujarnya, Selasa (21/7/2026).

Langkah ini bertujuan untuk membawa pendidikan berkualitas tinggi dan berkelas dunia ke Indonesia, sehingga para mahasiswa Indonesia tidak perlu pergi ke luar negeri.

“Begitu pula di sektor kesehatan, kami percaya India dan Indonesia dapat bekerja sama agar warga Indonesia tidak perlu berobat ke luar negeri untuk mendapatkan perawatan,” katanya.

Konjen India di Medan berharap adanya kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk melihat area mana saja yang akan dijalin kolaborasi.

Dari sudut pandang konsulat, Ravi juga ingin melihat kerja sama maritim, pengembangan sektor kesehatan, serta sektor lainnya seperti produksi gandum dan pertanian. “Kami ingin melihat lebih banyak kerja sama di bidang investasi, perdagangan, komersial, teknologi,” tuturnya.

Sektor pariwisata juga diharapkan dapat mengalami peningkatan agar masyarakat dapat saling mengenal satu sama lainnya, sehingga memunculkan banyak peluang yang lebih baik ke depannya.

Untuk mengimplementasikan kesepakatan tersebut, pemerintah dan kementerian terkait disebut akan menindaklanjuti sesegera mungkin. “Kami menunggu masukan dari rekan-rekan Indonesia mengenai area mana yang lebih penting bagi mereka,” kata Ravi.

Ia menjelaskan, di wilayah hukum Konsulat Jenderal India di Medan terdapat 10 provinsi yang diharapkan dapat memberikan masukan terkait area yang ingin diprioritaskan.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN