Bintang Dawson’s Creek Ungkap Diagnosis Tumor Otak Langka Sehari setelah Lawan Main Meninggal

Busy Philipps. (foto: Borkowski/Shutterstock via Daily Mail)
Los Angeles, MISTAR.ID - Bintang Dawson’s Creek, Busy Philipps, mengungkap dirinya didiagnosis tumor otak langka setelah menjalani MRI seluruh tubuh, sehari setelah sahabat sekaligus lawan mainnya, James Van Der Beek, meninggal akibat kanker usus besar.
Dilansir Daily Mail, aktris 47 tahun itu menjalani pemeriksaan pada 12 Februari. Ia sempat ingin membatalkannya karena masih berduka dan tengah sibuk bekerja, namun mantan suaminya, Marc Silverstein, mendorongnya tetap menjalani pemeriksaan.
Hasil MRI menemukan lesi di otaknya. Pemeriksaan lanjutan memastikan adanya tumor berukuran 2,6 sentimeter yang harus segera diangkat.
“Dokter mengatakan, ‘Ini benar-benar tumor, dan letaknya di dalam otakmu. Busy, tumor ini harus diangkat,’” kata Busy.
Ia kemudian menjalani operasi selama lima jam pada awal Maret. Hasil biopsi menunjukkan tumor tersebut ganas dan merupakan oligodendroglioma tingkat 2, jenis tumor otak langka yang tumbuh lambat.
Menurut Busy, dokter menyebut tumor itu memiliki prognosis terbaik di antara glioma ganas.
Busy mengaku sebelumnya tidak merasakan gejala yang jelas. Namun setelah operasi, ia mulai menduga perubahan emosional ekstrem yang dialaminya dalam beberapa tahun terakhir berkaitan dengan tumor yang menekan lobus frontal otaknya, bukan perimenopause seperti yang selama ini ia kira.
Sahabatnya, Michelle Williams, bahkan mengingatkan bahwa Busy selama sekitar dua tahun kerap mengatakan otaknya terasa “rusak”.
“Saya memang mengatakan itu selama beberapa tahun terakhir. Sekarang otak saya tidak terasa rusak lagi,” ujarnya.
Perjalanan pemulihannya belum selesai. Pada April, Busy kembali dirawat setelah mengalami infeksi stafilokokus pada bekas luka operasi dan harus menjalani operasi kedua.
Meski demikian, hanya sekitar empat setengah minggu setelah operasi pertama, ia kembali bekerja dan mulai syuting serial barunya, Cupertino.
Busy sengaja merahasiakan diagnosis tersebut selama sekitar enam bulan dan hanya membagikan perkembangan kondisinya kepada orang-orang terdekat melalui fitur Close Friends di Instagram. Ia mengatakan keputusan itu terutama diambil untuk melindungi kedua putrinya dari tekanan publik.
Kini, Busy mengaku sangat bersyukur telah memutuskan menjalani MRI, meski sebelumnya sempat menganggap biaya pemeriksaan itu terlalu besar.
“Saya bersyukur masih hidup,” katanya.
Ia menyebut enam bulan terakhir sebagai periode “paling aneh” dalam hidupnya, sekaligus membuatnya semakin menyadari bahwa “bisa sekadar hidup saja adalah sebuah anugerah”. (*)
PREVIOUS ARTICLE
Ibunda Deddy Corbuzier Meninggal Dunia





















