Thursday, August 27, 2026
home_banner_first
EKONOMI

Rupiah Melemah ke Rp17.750 Jelang Pengumuman Pimpinan Baru BI

Mistar.idKamis, 27 Agustus 2026 pukul 10.17 WIB
rupiah_melemah_ke_rp17750_jelang_pengumuman_pimpinan_baru_bi

Ilustrasi. (Foto: Bisnis/Himawan L Nugraha)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID - Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Kamis (27/8/2026). Pelemahan terjadi ketika pasar menantikan hasil uji kelayakan dan kepatutan calon pimpinan baru Bank Indonesia (BI).

Merujuk data Refinitiv, rupiah pada pembukaan perdagangan melemah 0,31% ke posisi Rp17.750 per dolar AS.

Posisi tersebut sekaligus membalikkan penguatan rupiah pada perdagangan sebelumnya, Rabu (26/8/2026), ketika mata uang Garuda ditutup terapresiasi 0,06% ke level Rp17.695 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan dolar AS terhadap enam mata uang utama dunia pada pukul 09.00 WIB terpantau melemah 0,05% ke posisi 99,119. DXY berbalik turun setelah pada perdagangan sebelumnya ditutup menguat 0,25%.

Meski terkoreksi tipis pada perdagangan pagi ini, dolar AS masih bergerak di sekitar level tertinggi dalam sepekan terakhir. Penguatan dolar AS sebelumnya dipicu data inflasi AS yang sedikit lebih tinggi dari perkiraan pasar.

Indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (Personal Consumption Expenditures/PCE) AS naik 3,7% secara tahunan pada Juli. Angka tersebut tidak berubah dari Juni dan sedikit lebih tinggi dibandingkan konsensus pasar sebesar 3,6%.

Data inflasi tersebut membuat ekspektasi kenaikan suku bunga bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) tetap terbuka. Kondisi ini mempersempit ruang penguatan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Dari dalam negeri, pasar tengah menantikan hasil uji kelayakan dan kepatutan calon Gubernur serta jajaran Dewan Gubernur BI yang akan diumumkan Komisi XI DPR RI pada Kamis sore.

Calon Gubernur BI Destry Damayanti dan calon Deputi Gubernur Senior BI Aida S telah menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi XI DPR pada Rabu. Keduanya merupakan calon tunggal yang diajukan Presiden Prabowo Subianto untuk masing-masing jabatan.

Sementara itu, dua calon Deputi Gubernur BI, yakni Solikin M. Juhro dan M. Anwar Bashori, dijadwalkan menjalani uji kelayakan dan kepatutan hari ini.

Setelah hasil seleksi diumumkan, penetapan Gubernur BI beserta jajaran Dewan Gubernur akan dilakukan melalui rapat paripurna DPR pada Selasa (1/9/2026).

Hasil seleksi tersebut menjadi perhatian pasar karena susunan pimpinan baru BI akan menentukan kesinambungan kebijakan moneter, stabilitas rupiah, sistem pembayaran, serta kebijakan makroprudensial. (hm25/CNBC Indonesia)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN