Ini Syarat dan Cara Klaim Diskon Tambah Daya 50 Persen

Kantor PLN UP3 Pematangsiantar. (Foto: Istimewa/Mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Humas PLN UP3 Pematangsiantar, Ragil Jaelani, mengatakan menyambut momen spesial di tahun 2026, PT PLN (Persero) kembali memanjakan pelanggan melalui program PLN Mobile “Ramadhan Terang, Lebaran Tenang”.
Disebutkannya program ini memberikan potongan harga bagi masyarakat yang ingin meningkatkan kapasitas listrik di rumah agar aktivitas ibadah dan persiapan hari raya semakin nyaman.
“Program ini dirancang khusus untuk pelanggan rumah tangga dengan skema diskon yang sangat menguntungkan. Besaran diskon berupa potongan 50 persen dari biaya penyambungan normal yang berlangsung mulai 25 Februari hingga 10 Maret 2026. Kriteria daya yang berlaku untuk pelanggan 1 fasa (450 VA-5.500 VA) yang ingin naik daya hingga maksimal 7.700 VA,” ujarnya kepada Mistar, Rabu (25/2/2026).
Ragil menjelaskan, skema pembayaran harus dibayar penuh di muka dan tidak dapat dicicil. Khusus konsumen pascabayar, biaya jaminan langganan (JL) dapat dicicil hingga 12 kali dan akan ditagihkan mulai bulan berikutnya. Proses tambah daya ini tidak akan mengubah tarif, jumlah fasa, maupun jenis layanan, baik tetap prabayar maupun tetap pascabayar.
Adapun untuk cara klaim voucher, lakukan pembelian token atau bayar tagihan listrik minimal satu kali melalui aplikasi PLN Mobile. Klik banner event PLN Mobile Ramadhan Terang, Lebaran Tenang, gulir ke bawah, dan tekan tombol klaim pada e-voucher. Cek menu reward, lalu klik salin kode pada voucher yang sudah didapatkan.
"Selanjutnya masuk ke fitur ubah daya dan migrasi di aplikasi, masukkan data yang diminta dan tempel (paste) kode voucher saat proses pembayaran. Lakukan konfirmasi dan selesaikan pembayaran, lalu petugas PLN akan segera menjadwalkan kunjungan ke rumah peserta,” ucapnya.
Ia menambahkan, setelah melakukan tambah daya melalui promo ini, pelanggan berkomitmen untuk tidak mengajukan turun daya selama satu tahun ke depan. “Hal ini bertujuan agar penggunaan energi listrik di masyarakat tetap optimal dan stabil,” tuturnya. (hm25)






















