CNMA Rombak Dewan Komisaris Usai RUPST 2025, Kinerja Tetap Tumbuh Positif

PT Cinema XXI Tbk. (CNMA) resmi melakukan perubahan pada jajaran Dewan Komisaris (Foto: Istimewa/Mistar)
Jakarta, MISTAR.ID
PT Cinema XXI Tbk. (CNMA) resmi melakukan perubahan pada jajaran Dewan Komisaris dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) terbaru. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat tata kelola (good corporate governance) dan menjaga kinerja berkelanjutan di tengah dinamika industri hiburan.
Direktur Utama CNMA, Suryo Suherman, menyampaikan optimisme terhadap masa depan perseroan. Dengan dukungan pemegang saham serta penerapan tata kelola perusahaan yang semakin solid, CNMA berkomitmen untuk terus menghadirkan pengalaman menonton terbaik bagi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan industri film nasional.
Struktur Direksi Tetap Stabil
Dalam hasil RUPST tersebut, tidak terdapat perubahan signifikan pada jajaran Direksi. Suryo Suherman tetap menjabat sebagai Direktur Utama, didampingi oleh Arif Suherman, Tri Rudy Anitio, dan Dody Suhartono sebagai Direktur. Stabilitas ini mencerminkan konsistensi strategi bisnis yang tengah dijalankan perusahaan.
Perubahan Strategis di Dewan Komisaris
Perubahan justru terjadi pada susunan Dewan Komisaris. Mohammad Noor Rachman Soejoeti yang sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Independen tidak lagi tercantum dalam struktur terbaru. Manajemen menyebutkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi guna meningkatkan efektivitas pengawasan serta penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
Adapun susunan Dewan Komisaris terbaru adalah sebagai berikut:
- Ongki Wanadjati Dana sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen
- Melia Suherman sebagai Komisaris
- Harris Lasmana sebagai Komisaris
- Sacheen Harris Lasmana sebagai Komisaris
- Ariani Vidya Sofjan sebagai Komisaris Independen
- Edwin Surya Winarta sebagai Komisaris Independen
Kinerja Keuangan 2025 Tumbuh Positif
Selain perubahan struktur manajemen, RUPST juga mengesahkan laporan tahunan dan laporan keuangan untuk tahun buku 2025. CNMA mencatat kinerja yang tetap solid sepanjang tahun tersebut.
Pendapatan perusahaan mencapai Rp5,9 triliun, meningkat 2,6% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp5,7 triliun. Sementara itu, laba bersih tercatat sebesar Rp776,2 miliar dengan EBITDA mencapai Rp1,8 triliun.
Optimisme ke Depan
Dengan kombinasi antara stabilitas Direksi dan penyegaran Dewan Komisaris, CNMA optimistis dapat terus memperkuat posisinya sebagai pemimpin industri bioskop di Indonesia. Fokus perusahaan ke depan tidak hanya pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan dan kontribusi terhadap ekosistem perfilman nasional.
Langkah strategis ini diharapkan mampu menjaga momentum pertumbuhan sekaligus meningkatkan kepercayaan investor terhadap kinerja jangka panjang perseroan.
NEXT ARTICLE
Strategi Pemerintah Tekan Harga Avtur


















