Inovasi Smart Bin Antar Wilda Isnin Nazla Jadi Duta Siswa Indonesia Pendidikan 2026

Wilda Isnin Nazla. (foto: istimewa/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Inovasi tempat sampah otomatis berbasis teknologi sederhana mengantarkan siswa MAN 1 Deli Serdang, Wilda Isnin Nazla, meraih posisi runner up 1 sekaligus dinobatkan sebagai Duta Siswa Indonesia Pendidikan Putri 2026 pada ajang nasional Duta Siswa Indonesia.
Ajang yang digelar Yayasan Lingkar Inspirasi Bangsa tersebut berlangsung di Hotel Santika Premiere Gubeng, Surabaya, diikuti 168 siswa terbaik dari seluruh provinsi di Indonesia. Para finalis melalui serangkaian penilaian meliputi wawasan kebangsaan, kepemimpinan, serta kemampuan komunikasi.
Wilda membawa proyek Smart Bin berbasis Arduino Uno, sebuah tempat sampah otomatis yang bekerja secara mekanis sebagai upaya menumbuhkan kebiasaan hidup bersih di lingkungan pendidikan. Ia menjelaskan proyek tersebut merupakan lanjutan program kerja yang dijalankannya sejak menjadi Duta Siswa Utama Putri Sumatera Utara 2025.
Menurut Wilda, Smart Bin awalnya dirancang sebagai tempat sampah otomatis sederhana di lingkungan madrasah. Pada tingkat nasional, proyek tersebut dikembangkan dengan penambahan roda dan sistem penggerak yang dapat dikendalikan menggunakan remote control, sehingga lebih fleksibel digunakan dalam berbagai kegiatan edukasi.
Ia menuturkan, keikutsertaannya dalam ajang Duta Siswa Indonesia menjadi ruang pembelajaran baru baginya. “Saya mendapatkan banyak pengalaman berharga, mulai dari kepemimpinan, kerja sama, hingga tanggung jawab sosial, sekaligus bertemu pelajar dari berbagai daerah dengan latar belakang budaya yang berbeda, namun dengan tujuan yang sama yaitu untuk memajukan pendidikan,” ujarnya, Sabtu (7/2/2026).
Plt Kepala MAN 1 Deli Serdang, Arwansyah Dalimunthe, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas prestasi yang diraih Wilda. Ia menegaskan keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang dilalui dengan doa, usaha, dan pendampingan yang konsisten.
Arwansyah juga mengucapkan terima kasih kepada guru pembimbing Zakril Zen Rangkuti serta wali kelas Khairani yang telah mengkoordinasikan persiapan dan dukungan selama proses seleksi. Menurutnya, prestasi Wilda menjadi bukti siswa madrasah mampu tampil percaya diri dan berprestasi di tingkat nasional.
“Sebagai bentuk penghargaan, pihak madrasah memberikan pembebasan biaya SPP selama satu semester kepada Wilda,” tutur Arwansyah.
Ia menyebut apresiasi ini sebagai bentuk pengakuan atas kerja keras dan dedikasi yang telah ditunjukkan oleh peserta didiknya. Usai terpilih sebagai Duta Siswa Indonesia Pendidikan 2026, Wilda berencana memfokuskan program kerjanya pada pengembangan pendidikan berbasis inovasi teknologi.
Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah mengembangkan Smart Bin agar tidak lagi berbentuk miniatur, melainkan dapat diterapkan dalam ukuran dan fungsi yang lebih nyata di lingkungan pendidikan.
Kepada sesama pelajar madrasah, Wilda mengajak siswa untuk terus menyelaraskan usaha dan doa, seraya meyakini bahwa setiap proses memiliki jalan dan waktunya masing-masing.





















