-0.6 C
New York
Thursday, February 2, 2023

Usia Pensiun Ditambah 2 Tahun, Pekerja di Prancis Mogok Nasional

Paris, MISTAR.ID

Para pekerja di Prancis marah atas usulan perubahan aturan pensiun. Mereka melakukan aksi mogok nasional yang mengakibatkan terhentinya jalur kereta berkecepatan tinggi, pasokan listrik. Mereka bahkan turun ke jalan pada Kamis (19/1/23). Protes ini dipandang sebagai ujian besar bagi Emmanuel Macron dan kepresidenannya.

Pekerja Prancis harus bekerja lebih lama sebelum menerima pensiun di bawah aturan baru, dengan usia pensiun naik dari 62 menjadi 64 tahun. Di negara dengan populasi yang menua dan harapan hidup yang meningkat, di mana setiap orang menerima pensiun negara, pemerintah Macron mengatakan reformasi adalah satu-satunya cara untuk menjaga sistem tetap kuat.

Serikat pekerja berpendapat perombakan pensiun mengancam hak-hak yang diperjuangkan dengan keras dan mengusulkan pajak atas kontribusi gaji yang kaya atau lebih dari pemberi kerja untuk membiayai sistem pensiun. Jajak pendapat menunjukkan sebagian besar orang Prancis menentang reformasi.

Baca Juga:Evakuasi ‘Mengerikan’ Dari Terowongan Bawah Laut Dideskripsikan Penumpang Eurotunnel

Lebih dari 200 aksi unjuk rasa diperkirakan terjadi di Prancis pada Kamis (19/1/23), termasuk aksi unjuk rasa besar di Paris yang melibatkan semua serikat pekerja Prancis. Serikat polisi yang menentang reformasi pensiun juga ambil bagian. Mereka yang tidak protes bersiap menghadapi potensi kekerasan jika kelompok ekstremis bergabung dalam demonstrasi.

Akibat aksi mogok itu, mayoritas perjalanan kereta api dibatalkan, termasuk beberapa koneksi internasional, menurut otoritas perkeretaapian SNCF. Sekitar 20 persen penerbangan dari Bandara Orly Paris juga dibatalkan dan maskapai memperingatkan adanya penundaan.

Pekerja listrik berjanji untuk mengurangi pasokan listrik sebagai bentuk protes dan sekitar 70 persen guru prasekolah dan sekolah dasar mengatakan mereka akan menolak untuk bekerja. Bahkan serikat siswa sekolah menengah diharapkan bergabung dalam protes dengan menutup akses ke beberapa sekolah.(channelnewsasia/hm15)

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
3,695FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles