6.2 C
New York
Tuesday, January 31, 2023

Pelonggaran Kebijakan “Nol-Covid” Picu Kebingungan di China

Beijing, MISTAR.ID
Pelonggaran secara signifikan kebijakan ketat “nol-Covid” China yang diumumkan, Rabu (7/12/22), di tengah berlanjutnya penyebaran virus corona telah memicu kebingungan dan kecemasan di kalangan masyarakat.

Kebingungan di tengah pelonggaran kebijakan itu diwarnai dengan kondisi obat flu yang habis diborong dan otoritas kesehatan tidak lagi melacak kasus positif Covid.

Langkah-langkah pelonggaran termasuk mengizinkan mereka yang tidak memiliki gejala Covid-19 atau bergejala ringan untuk isolasi mandiri di rumah, alih-alih di fasilitas yang ditunjuk, sehingga meningkatkan permintaan obat-obatan.

Baca Juga:China-Saudi Siap Teken Kerja Sama Rp456 T

Pelonggaran itu menyusul aksi protes nasional yang jarang terjadi di China terhadap aturan penguncian dan pembatasan ketat lainnya pada akhir November.

Banyak warga menyambut langkah-langkah terbaru pelonggaran itu tetapi pada saat yang sama khawatir tentang tingkat infeksi.

Orang yang bepergian melintasi wilayah China tidak lagi diperiksa status negatif Covid-nya, dan untuk masuk ke banyak ruang publik pun tidak lagi perlu menunjukkan hasil tes negatif pada aplikasi di ponsel.

Baca Juga:Akhirnya, China Longgarkan Pembatasan Covid secara Nasional

Namun, beberapa tempat di Beijing termasuk restoran masih mensyaratkan hasil tes negatif yang dikeluarkan dalam 48 jam terakhir sehingga masih banyak orang mengantre untuk tes PCR gratis.

Selama beberapa hari terakhir, sejumlah orang mengeluh bahwa hasil tes mereka tidak muncul di aplikasi, dan otoritas kesehatan menjelaskan bahwa hal itu karena mereka diduga positif Covid.

Di lokasi pengujian PCR, sampel dari 10 orang biasanya diuji bersama. Ketika hasil tes positif, pihak berwenang biasanya melakukan pemeriksaan baru untuk mengidentifikasi kasus positif di antara mereka yang dicurigai positif.

Baca Juga:Beijing dan 50 Kota Lain di China Hapus Syarat Tes PCR

Namun, pihak berwenang tampaknya telah berhenti melacak kasus positif, dan beberapa tempat pengujian memasang pemberitahuan yang mengatakan “Jika hasil tes Anda tidak keluar, jangan bertanya.”

China telah menekankan deteksi dini infeksi virus corona melalui pemeriksaan massal yang tiada henti.(antara/hm10)

Related Articles

Stay Connected

0FansLike
3,690FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles