Libur Natal 2025, Kunjungan Wisata ke Parapat Masih Normal

Sejumlah wisatawan menikmati hari libur di Ruang Terbuka Publik (RTP) Pantai Bebas Parapat, Girsang Sipangan Bolon, Simalungun. (Foto: Indra/Mistar)
Simalungun, MISTAR.ID
Memasuki musim libur Natal 2025, kunjungan wisata ke Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon (Girsib), Kabupaten Simalungun, terpantau masih normal. Kondisi tersebut terjadi sehari menjelang perayaan Natal, Rabu (24/12/2025).
Camat Girsang Sipangan Bolon, Victor Saragih, mengatakan aktivitas wisata masih berlangsung normal. Meski arus lalu lintas mulai terlihat ramai, situasi di lapangan dinilai tetap lancar dan terkendali.
“Belum, masih biasa kalau wisata. Paling lalu lintas yang mulai ramai, tapi masih lancar-lancar saja,” ujar Victor.
Menurutnya, kawasan wisata Danau Toba di wilayah Girsib pada prinsipnya telah siap menyambut wisatawan yang ingin menikmati keindahan panorama alam Parapat dengan beragam lanskap unggulan. Ia berharap tidak ada pengalihan arus lalu lintas selama situasi masih terkendali.
“Berharap enggak ada pengalihan jalan. Pengalihan nanti juga melihat waktunya, kalau dirasa lancar pasti tidak ada. Semoga aman dan lancar selama libur Natal dan Tahun Baru ini,” katanya.
Selain kesiapan lalu lintas, pemerintah kecamatan juga menaruh perhatian pada persoalan kebersihan kawasan wisata. Victor menyebut pihaknya telah mengarahkan para pengelola objek wisata untuk langsung mengemas dan mengelola sampah yang dihasilkan pengunjung.
“Kita sudah arahkan pengelola tempat-tempat wisata agar sampahnya langsung dikemas,” ucapnya.
Langkah serupa juga diterapkan di kawasan Ruang Terbuka Publik (RTP) Pantai Bebas Parapat. Namun demikian, Victor mengungkapkan bahwa kontrak petugas kebersihan akan berakhir pada tahun 2025.
“Sudah kita koordinasikan dengan DLH. Untuk membackup kekosongan sementara, kecamatan, kelurahan, nagori, dan seluruh perangkat akan turun ke lapangan mulai awal tahun nanti. Seperti tahun-tahun sebelumnya, pengunjung masih ramai hingga minggu pertama tahun baru,” katanya.
Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat juga menjadi kunci dalam menjaga kebersihan destinasi wisata Danau Toba. Warga diimbau untuk menertibkan sampah sejak dari lingkungan masing-masing.
“Dengan melibatkan masyarakat tentunya, kita imbau agar penertiban sampah dimulai dari tempatnya masing-masing,” ucap Victor.
Pemerintah setempat berharap sinergi antara aparat, pengelola wisata, dan masyarakat dapat menjaga kenyamanan Parapat sebagai salah satu destinasi unggulan Danau Toba selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. (hm25)























