Warga Miskin di Lubuk Pakam Mengaku Tidak Dapat Bantuan Pemerintah

Wanto alias Ijul yang tidak pernah mendapat bantuan. (foto: sembiring/mistar)
Deli Serdang, MISTAR.ID - Sejumlah warga miskin di Kecamatan Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang akhirnya mendapatkan bantuan beras dan minyak makan setelah ribut, karena bantuan sebelumnya tak pernah mereka terima.
Bantuan yang mereka terima merupakan jatah warga lainnya yang sudah tidak berada di kelurahan tersebut. Meski begitu, bantuan yang diterima tidak sepenuhnya utuh. Seperti beras yang seharusnya diterima 20 kilogram dan 4 Kilogram minyak goreng per orang dibagikan setengahnya kepada warga miskin yang protes.
Seperti yang dialami beberapa warna miskin di Kelurahan Syahmad. Warga yang protes karena tidak mendapat bantuan baru diberikan setengah dari warga lainnya penerima bantuan.
"Setelah kita ribut baru diberi beras 10 kilogram dan minyak goreng 2 kilogram dari yang semestinya 20 kilogram beras dan 4 Kilogram minyak goreng," ujar warga miskin Kelurahan Syahmad yang minta namanya jangan dipublikasikan, Jumat (3/7/2026).
Hal serupa juga dialami Wanto alias Ijul, 46 tahun, warga miskin yang bertempat tinggal di Jalan Galang Lk V Kelurahan Cemara Kecamatan Lubuk Pakam. Pria yang bekerja serabutan dan tinggal sendiri di gubuk reotnya mengaku tidak pernah sekali pun mendapat bantuan sosial dari pemerintah.
Wanto menyebutkan tempat tinggalnya sangat memprihatinkan, karena terbuat dari tepas tanpa MCK. Padahal, di sekeliling rumahnya merupakan warga berkecukupan.
"Yang hidupnya lebih baik dari saya dapat bantuan. Kenapa saya yang benar-benar tidak punya tidak pernah sekalipun mendapat bantuan," kata Wanto.
Tersiar kabar alasan Wanto tidak mendapat bantuan dikarenakan umurnya terbilang muda. "Kalau soal umur yang lebih muda umurnya dari saya malah dapat bantuan. Kesannya pihak kelurahan pilih-pilih mendata warga miskin di tempatnya," ucapnya.
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER






















