Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Pelantikan Pengurus BWI 2025–2028

Wali Kota Tanjungbalai H. Mahyaruddin saat menghadiri pelantikan BWI beserta tamu undangan. (foto:saufi/mistar)
Tanjungbalai, MISTAR.ID (23/9/2026) - Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menghadiri pelantikan Pengurus Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kota Tanjungbalai masa bakti 2025–2028 di Aula Arteri Garden, Jalan Arteri, Rabu (23/9/2026).
Pelantikan dilakukan Ketua BWI Provinsi Sumatera Utara Solehuddin Sagala. Dalam kepengurusan baru, Mas Budi Panjaitan dipercaya sebagai Ketua, Rahmawati Hasibuan sebagai Sekretaris, dan Rahma Zainita Saragih sebagai Bendahara.
Dalam sambutannya, Mahyaruddin mengapresiasi kepengurusan BWI yang baru dilantik dan berharap pengelolaan wakaf di Kota Tanjungbalai semakin profesional, transparan, produktif, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Wakaf adalah bagian dari urusan ibadah, urusan umat, dan kepentingan sosial. Bantu masyarakat dengan pelayanan terbaik, cepat dan tanggap,” tegas Mahyaruddin.
Ia juga menyoroti masih adanya tanah wakaf yang belum memiliki sertifikat. Menurutnya, kepastian hukum terhadap aset wakaf penting untuk menjaga amanah sekaligus melindungi aset umat.
Mahyaruddin meminta camat, lurah, dan kepala lingkungan membantu masyarakat, nazir maupun pengurus rumah ibadah dalam proses administrasi dan sertifikasi tanah wakaf.
“Saya tegaskan, jangan pernah ada yang berani mempersulit proses administrasi atau pengurusan wakaf. Seluruh pelayanan administrasi wakaf di tingkat kecamatan, kelurahan hingga lingkungan harus dilakukan secara gratis tanpa pungutan biaya apa pun,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar tidak ada pungutan liar maupun tindakan yang memperlambat pelayanan pengurusan wakaf.
Sementara itu, Ketua BWI Sumut Solehuddin Sagala menegaskan bahwa wakaf memiliki dasar hukum yang kuat dan dilindungi undang-undang, sehingga pengelolaannya harus dilakukan secara aman, tertib, dan sesuai ketentuan.
Mahyaruddin berharap penguatan tata kelola wakaf dapat mendukung visi Tanjungbalai EMAS (Elok, Maju, Agamais dan Sejahtera), khususnya dalam memperkuat pengelolaan aset keagamaan dan kepedulian terhadap kepentingan umat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Kepala BPN Tanjungbalai Mindo Desima Sianturi, Kepala Kemenag Ahmad Sofian, para kepala OPD, camat, serta undangan lainnya. (hm27)










































