Friday, June 5, 2026
home_banner_first
SUMUT

Sungai Aek Haidupan Meluap, Sejumlah Rumah di Tarutung Terendam

Mistar.idMinggu, 19 April 2026 10.08
AN
FH
sungai_aek_haidupan_meluap_sejumlah_rumah_di_tarutung_terendam

Wakil Bupati Deni Lumbantoruan yang meninjau lokasi banjir di Desa Hutauruk Siwalompu.

news_banner

Tarutung, MISTAR.ID

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Tarutung pada Sabtu (18/4/2026) menyebabkan Sungai Aek Haidupan meluap dan merendam sejumlah rumah warga di Desa Hutauruk dan Desa Siraja Oloan.

Wakil Bupati Deni Lumbantoruan yang meninjau lokasi banjir di Desa Hutauruk Siwalompu bersama instansi teknis dan Camat Tarutung, mengatakan banjir terjadi akibat tingginya curah hujan yang meningkatkan. Sehingga debit air sungai hingga meluap ke permukiman warga.

Deni menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk hadir di tengah masyarakat dan mempercepat penanganan dampak banjir. Ia berharap warga yang terdampak tetap tabah serta dapat segera kembali beraktivitas normal.

“Pemerintah akan terus mendampingi masyarakat dan mengupayakan percepatan penanganan agar kondisi segera pulih,” ujarnya.

Ia juga menginstruksikan instansi teknis, camat, serta pemerintah desa untuk terus memantau kondisi warga dan membantu kebutuhan masyarakat terdampak.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang serta Perhubungan Dalan Simanjuntak menyampaikan bahwa normalisasi Sungai Aek Haidupan telah masuk dalam Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) yang disusun Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara bersama Balai Wilayah Sungai Sumatera II.

Menurutnya, pihak BWS telah melakukan normalisasi sungai pada Maret lalu sebelum Lebaran. Namun, penanganan menyeluruh masih dilakukan secara bertahap.

“Sebagian tanggul Aek Haidupan akan ditangani oleh Dinas Sumber Daya Air Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2026 ini,” jelasnya.

Ke depan, penanganan lanjutan akan dikoordinasikan kembali dengan BWS Sumatera II dan instansi terkait guna meminimalisir risiko banjir berulang.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor kepada pihak berwenang apabila terjadi peningkatan debit air. (hm25)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN