Saturday, June 27, 2026
home_banner_first
SUMUT

Puluhan Tahun Sudah, Akhirnya Gubernur Sumut Perbaiki Jalan Rusak di Labuhan Batu

Mistar.idSabtu, 27 Juni 2026 pukul 17.44 WIB
puluhan_tahun_sudah_akhirnya_gubernur_sumut_perbaiki_jalan_rusak_di_labuhan_batu_

Proses pekerjaan pembangunan infrastruktur jalan di ruas jalan Aek Nabara-Negeri Lama-Tanjung Elang dengan panjang hampir 10 kilometer. (Foto: Diskominfo Sumut/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID (27/6/2026)- Jalan rusak yang terjadi selama puluhan tahun di wilayah Aek Nabara-Negeri Lama-Tanjung Elang dengan panjang hampir 10 kilometer akhirnya diperbaiki Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution.

Perbaikan jalan tersebut selaras dengan program hasil terbaik cepat (PHTC) yang digagas oleh Bobby Nasution. Pasalnya, sejumlah titik jalur tersebut tidak pernah tersentuh perbaikan, sehingga masuk dalam kategori program prioritas Pemerintah Provinsi Sumut.

Kepala seksi jalan dan jembatan UPTD Rantau Prapat Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sumut, Syafrizal, mengatakan bahwa pengerjaan jalan tersebut dibagi mejadi dua paket.

Pasalnya, pada paket pertama mencakup ruas Aek Nabara-Negeri lama sepanjang 3 kilometer yang terbagi menjadi 5 segmen. Sedangkan paket kedua meliputi ruas Neger Lama-Tanjung Elang sepanjang 7 kilometer yang terbagi menjadi 3 segmen.

“Pekerjaan ini kita targetkan rampung ataupun selesai pada akhir tahun. Pekerjaan ini tidak hanya bangun jalan, tetapi juga meningkatkan kualitas infrastruktur dengan melebarkan badan jalan dari sebelumnya 5 meter menjadi 6 merer,” ujarnya, Sabtu (27/6/2026).

Selain itu, ia menjelaskan bahwa pihaknya juga membangun bahu jalan menggunakan rigid beton pada sisi kiri dan kanan masing-masing selebar 70 sentimeter untuk memperkuat konstruksi jalan.

“Hal ini dilakukan sebagai bentuk upaya pekerjaan secara maksimal, dan kualitas infrastruktur yang kokoh,” katanya.

Lebih jauh, ia mewakili Pemerintah Provinsi Sumut, menyampaikan permohonan maaf terhadap masyarakat atas ketidaknyamanannya ketika melintasi jalur tersebut selama proses pekerjaan berlangsung.

“Kami dari Pemerintah Provinsi Sumut memohon maaf kepada masyarakat apabila selama proses pekerjaan berlangsung terjadi banyak abu yang berterbangan. Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dalam berkendara,” ucapnya.

Diketahui, Perbaikan jalan tersebut disambut antusias oleh masyarakat setempat. Salah satunya Muslim Manik yang setiap hari melintasi ruas jalan tersebut. Ia berharap seluruh ruas jalan dari Tanjung Elang hingga Aek Nabara dapat diperbaiki secara menyeluruh.

"Harapan kami tentu tidak ada lagi jalan yang rusak karena jalan ini sangat

penting, tidak ada lagi cerita orang sakit meninggal dunia di jalan karena tak bisa cepat sampai rumah sakit, hasil pertanian kami pun tak turun harganya karena terlalu lama di jalan, kalau ini sudah mulus semua udah pasti besar kali dampaknya ke ekonomi masyarakat," kata Muslim melalui keterangan yang diterima Mistar. (*)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN