Polres Dairi Perketat Pengamanan Jalinsum dari Karo hingga Samosir Jelang Nataru

Personel Polres Dairi berjaga di Jalinsum dari Karo hingga Samosir menjelang Nataru. (Foto: Julius/Mistar)
Dairi, MISTAR.ID
Demi menjamin keamanan dan kelancaran arus lalu lintas, serta mengantisipasi lonjakan kendaraan menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polres Dairi bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Dairi melakukan sejumlah langkah pengamanan di sepanjang Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) wilayah Kabupaten Dairi.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah penempatan personel di sejumlah titik rawan, seperti lokasi jalan longsor, jalan rusak, serta ruas jalan dengan kondisi beram dalam atau tinggi. Penempatan tersebut dilakukan di sepanjang Jalinsum, mulai dari perbatasan Kabupaten Karo-Pakpak Bharat hingga Samosir.
Hal itu disampaikan Kasat Lantas Polres Dairi, AKP Aswin Irwan, saat dikonfirmasi Mistar melalui sambungan telepon, Senin (22/12/2025).
Menurut Aswin, langkah pengamanan tersebut dilakukan berdasarkan keputusan bersama Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Bina Marga, dan Korps Lalu Lintas Polri dengan Nomor KP-DRJD 6774 Tahun 2025, Nomor 122/KPTS/Db/2025, dan Nomor Kep/268/XII/2025.
“Polres Dairi bersama Pemerintah Kabupaten Dairi menempatkan personel di setiap titik rawan longsor, jalan rusak, serta beram jalan yang dalam atau tinggi di sepanjang Jalinsum, mulai dari perbatasan Kabupaten Karo, Pakpak Bharat, hingga Samosir,” ujar Aswin.
Selain penempatan personel, pihak kepolisian juga memberlakukan pembatasan jam operasional angkutan barang. Namun demikian, kendaraan pengangkut bantuan kemanusiaan menuju wilayah Tapanuli Tengah, Sibolga, Tapanuli Utara, dan Humbang Hasundutan tetap diprioritaskan kelancarannya.
Aswin menambahkan, di sepanjang Jalinsum wilayah hukum Polres Dairi telah didirikan tiga Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan) Nataru, masing-masing di Simpang Silahisabungan, Simpang Sitinjo, dan Simpang Salak.
“Saat ini personel sudah kami tempatkan di jalan arteri, dan diperkirakan mulai hari ini arus lalu lintas akan semakin ramai,” ucapnya.
Pembatasan operasional angkutan barang diberlakukan pada pukul 05.00 WIB hingga 22.00 WIB. Pengendara angkutan barang diimbau untuk beristirahat di tengah perjalanan di luar jam operasional tersebut.
“Ini sifatnya imbauan, tidak ada penindakan. Kami imbau demi kelancaran lalu lintas, khususnya di ruas jalan Sidikalang–Medan, karena masih terdapat sejumlah titik perbaikan akibat longsor dan beram jalan yang tinggi,” kata Aswin.
Pantauan Mistar di sepanjang Jalinsum Lae Pondom–Sumbul–Sitinjo–Sidikalang menunjukkan arus kendaraan mulai ramai menjelang perayaan Nataru. (manru)
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER



















