Tuesday, July 7, 2026
home_banner_first
SUMUT

Pengendara Ekstra Hati-hati Melintas di Jalan Lingkar Sigarantung Samosir yang Sedang Dikerjakan

Mistar.idSelasa, 7 Juli 2026 pukul 16.37 WIB
pengendara_ekstra_hatihati_melintas_di_jalan_lingkar_sigarantung_samosir_yang_sedang_dikerjakan_

Pengendara kesulitan melewati ruas jalan Lingkar Samosir di kawasan Sigarantung, Desa Huta Ginjang, Kecamatan Simanindo, yang saat ini sedang dikerjakan. (foto: pangihutan/mistar)

news_banner

Samosir, MISTAR.ID - Ruas Jalan Lingkar Samosir di kawasan Sigarantung, Desa Huta Ginjang, Kecamatan Simanindo, saat ini sedang dalam tahap pengerjaan. Kondisi itu terjadi karena badan jalan yang sebelumnya longsor hingga kini belum sepenuhnya tertangani, sehingga membahayakan pengguna jalan saat melintas.

Pantauan MISTAR di lokasi, Selasa (7/7/2026), menunjukkan belum tersedia jembatan darurat maupun jalan pengalihan sebagai akses sementara. Akibatnya, pengendara yang melintas dari arah Tomok menuju Tanjungan, maupun sebaliknya terpaksa melewati jalur yang curam dengan sangat hati-hati.

Situasi ini membahayakan, terutama bagi pengendara sepeda motor dan kendaraan kecil. Selain kondisi jalan yang terjal, tanah di sekitar lokasi juga masih labil sehingga berpotensi mengalami longsor susulan, terutama saat hujan.

Dian, seorang warga yang melintas di lokasi, mengatakan ruas jalan yang sedang dikerjakan itu sudah lama tidak dapat dilalui secara normal akibat longsor. Menurutnya, penanganan kerusakan berlangsung lambat, sehingga mengganggu aktivitas masyarakat dan arus transportasi.

"Jalan ini sedang dikerjakan, tetapi tidak ada jembatan sementara atau jalan pengalihan, sehingga menyulitkan pengendara melintasinya," ujarnya.

Ia berharap pihak pelaksana proyek bersama instansi terkait segera menyediakan jembatan darurat atau akses alternatif. Menurutnya, keberadaan jalur sementara sangat penting untuk menjamin keselamatan pengguna jalan selama proses pembangunan berlangsung.

Pantauan di lapangan juga memperlihatkan seluruh badan jalan pada titik tersebut terputus akibat longsor. Kondisi itu memaksa setiap pengendara mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan saat melintasi lokasi.

Masyarakat berharap perbaikan dapat dipercepat agar akses Jalan Lingkar Samosir kembali normal. Diketahui, ruas jalan tersebut putus akibat longsor sekitar dua tahun lalu, saat masih berada dalam masa perawatan oleh kontraktor pelaksana.

Hingga saat ini proses pengerjaan di lokasi masih berlangsung, namun belum tersedia jembatan darurat maupun jalan pengalihan bagi pengguna jalan.

Hingga berita ini sampai ke meja redaksi, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait mengenai penyebab lambatnya penanganan, serta target penyelesaian pembangunan pada ruas Jalan Lingkar Sigarantung tersebut.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN