P-APBD 2026 Toba Paling Signifikan Berubah di Dinas PUTR

Rapat Paripurna P-APBD Kabupaten Toba tahun anggaran 2026. (foto: nimrot/mistar)
Toba, MISTAR.ID – Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Kabupaten Toba Tahun Anggaran 2026 yang disepakati DPRD dalam rapat paripurna, Senin (31/8/2026), mengalami perubahan signifikan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR).
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Toba, Tomson Manurung, mengatakan perubahan anggaran paling signifikan terdapat pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) PUTR. Menurutnya, anggaran tersebut diharapkan dapat lebih difokuskan untuk pembangunan dan peningkatan infrastruktur.
“Penggunaan anggaran dalam P-APBD lebih diarahkan kepada pekerjaan fisik dan pembangunan infrastruktur. Sebab, masih banyak wilayah di sejumlah kecamatan yang membutuhkan pembangunan infrastruktur secara lebih maksimal, sesuai dengan hasil reses yang dilakukan DPRD Toba,” ujar Tomson.
Ia mengatakan kebutuhan pembangunan infrastruktur menjadi salah satu perhatian DPRD karena sejumlah aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui kegiatan reses masih membutuhkan tindak lanjut pemerintah daerah.
Sementara itu, anggaran pada Dinas Pendidikan Kabupaten Toba mengalami pengurangan sekitar Rp700 juta. Tomson menjelaskan, pengurangan tersebut berkaitan dengan belanja pegawai.
“Pengurangan anggaran belanja pegawai disebabkan banyak pegawai yang berotasi sehingga berdampak terhadap penggajian Aparatur Sipil Negara (ASN) di dinas tersebut,” katanya.
Wakil Bupati Toba, Audi Murphy Sitorus, mengapresiasi DPRD Kabupaten Toba yang telah menyetujui P-APBD Tahun Anggaran 2026.
Menurutnya, persetujuan tersebut merupakan hasil dari pembahasan yang dilakukan secara intensif oleh DPRD bersama pemerintah daerah. Bahkan, pembahasan rancangan perubahan APBD berlangsung hingga larut malam.
“Respons dari DPRD merupakan bukti keterlibatan dewan terhadap perkembangan yang terjadi di tengah masyarakat. Sebab, dalam anggaran tahun berjalan sebelumnya ada kebutuhan yang belum diprediksi, tetapi ternyata dibutuhkan untuk kepentingan masyarakat dan peningkatan pembangunan,” ujarnya.























