Tuesday, June 23, 2026
home_banner_first
SUMUT

Mahasiswa Apresiasi Polresta Deli Serdang Ungkap Jaringan Narkotika Skala Besar

Mistar.idKamis, 7 Mei 2026 pukul 07.30 WIB
mahasiswa_apresiasi_polresta_deli_serdang_ungkap_jaringan_narkotika_skala_besar

Demisioner Ketua BEM STAI Serdang Lubuk Pakam, Agus Riswandi. (foto: istimewa/mistar)

news_banner

Deli Serdang, MISTAR.ID

Kalangan mahasiswa mengapresiasi kinerja Polresta Deli Serdang dalam mengungkap peredaran narkotika dalam jumlah besar di wilayah hukumnya.

Apresiasi tersebut disampaikan demisioner Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Agama Islam Serdang Lubuk Pakam, Agus Riswandi, di Lubuk Pakam, Rabu (6/5/2026).

Ia secara khusus menyampaikan penghargaan kepada Kapolresta Deli Serdang, Kombes Hendria Lesmana, beserta jajaran atas keberhasilan menggagalkan peredaran empat jenis narkotika.

“Ini bukan sekadar capaian institusi, tetapi bentuk nyata upaya melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari ancaman narkoba yang merusak akhlak, kesehatan, dan masa depan,” ujarnya.

Menurut Agus, pengungkapan jaringan narkotika tersebut turut meningkatkan rasa aman di tengah masyarakat, terutama bagi anak-anak dan remaja.

“Dengan terungkapnya jaringan ini, masyarakat menjadi lebih tenang. Aktivitas generasi muda bisa berlangsung tanpa kekhawatiran berlebih terhadap bahaya narkoba,” katanya.

Ia juga menegaskan komitmen mahasiswa untuk mendukung aparat penegak hukum dalam pemberantasan narkotika. “Kami siap bersinergi sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba,” ucapnya.

Berdasarkan data Polresta Deli Serdang, pengungkapan kasus tersebut diperkirakan telah menyelamatkan 250.772 jiwa. Rinciannya, sabu seberat 53.217 gram diperkirakan menyelamatkan 212.868 jiwa, 9.112 butir ekstasi menyelamatkan 9.112 jiwa, 3.249 unit liquid vape menyelamatkan 25.992 jiwa, serta 350 saset “happy water” menyelamatkan 2.800 jiwa.

Sebelumnya, Satuan Reserse Narkoba Polresta Deli Serdang berhasil menggagalkan peredaran narkotika yang diduga berasal dari Malaysia dan masuk melalui jalur ilegal di wilayah Tanjung Leidong, Kota Tanjung Balai, sebelum diedarkan ke Lubuk Pakam dan sekitarnya.

Agus menambahkan, pemberantasan narkoba merupakan bagian dari agenda nasional yang membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Ia pun mengajak generasi muda untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN