Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
SUMUT

Ephorus HKBP Launching Aplikasi Pedoman Pelayanan di Awal Tahun 2026

Mistar.idSenin, 5 Januari 2026 18.10
journalist-avatar-top
FH
ephorus_hkbp_launching_aplikasi_pedoman_pelayanan_di_awal_tahun_2026

Bupati Taput Jonius Taripar Hutabarat hadiri launching Aplikasi Pedoman Pelayanan HKBP (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Taput, MISTAR.ID

Ephorus HKBP Pdt. Dr. Victor Tinambunan, MST, secara resmi melaunching Aplikasi Pedoman Pelayanan HKBP sebagai inovasi digital untuk memperkuat dan menyeragamkan pelayanan Gereja HKBP di tengah perkembangan zaman.

Peluncuran aplikasi tersebut dirangkaikan dengan Ibadah Syukuran Awal Tahun 2026 yang digelar di Kantor Pusat HKBP Pearaja, Tarutung, Senin (5/1/2026). Kegiatan ini turut dihadiri Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Hutabarat.

Ibadah syukuran tersebut juga dihadiri Bupati Humbang Hasundutan Oloan Nababan, para kepala daerah di kawasan Danau Toba, unsur Forkopimda Kabupaten Tapanuli Utara, pimpinan HKBP, para pendeta, serta jemaat.

Dalam sambutan Forkopimda Tapanuli Raya yang disampaikan oleh Bupati Tapanuli Utara, ditegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam mengimplementasikan nilai-nilai pelayanan yang berlandaskan slogan marTuhan, marroha, marbisuk sebagai fondasi dalam melayani masyarakat. Pemerintah daerah, menurutnya, memandang gereja sebagai mitra strategis dalam membangun karakter, iman, dan kepedulian sosial masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berupaya mengimplementasikan nilai marTuhan, marroha, dan marbisuk sebagai fondasi utama dalam setiap pelayanan kepada masyarakat,” tegas Bupati.

Bupati juga menyampaikan bahwa setiap tahun Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara mengalokasikan anggaran sekitar Rp5 miliar untuk mendukung kolaborasi dengan gereja. Dukungan tersebut meliputi pembangunan rumah ibadah serta pemberian insentif bagi guru sekolah minggu. Ia berharap peran generasi muda, khususnya Naposo HKBP, dapat semakin dioptimalkan dalam mendukung pembangunan daerah dan pelayanan sosial kemasyarakatan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Taput turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada HKBP atas dukungan nyata dalam penanganan bencana alam di Tapanuli Utara. Ia menyebutkan, tiga gereja HKBP telah digunakan sebagai tempat pengungsian warga terdampak bencana.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara mencatat sebanyak tujuh kecamatan terdampak bencana, dengan dua kecamatan mengalami dampak yang sangat parah. Berkat kolaborasi lintas sektor, penanganan bencana di wilayah tersebut mendapat apresiasi sebagai salah satu yang tercepat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, kami mengucapkan terima kasih kepada Ompui Ephorus HKBP yang sejak awal bencana terus aktif berkolaborasi dengan pemerintah, serta kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, doa, dan bantuan,” ujar Bupati.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN