Thursday, June 4, 2026
home_banner_first
SUMUT

Dukung Ketahanan Pangan, Perusahaan di Dairi Kelola 8.085 Hektare Lahan dengan Sistem Agroforestri

Mistar.idJumat, 5 Desember 2025 12.09
AN
JM
dukung_ketahanan_pangan_perusahaan_di_dairi_kelola_8085_hektare_lahan_dengan_sistem_agroforestri

Lokasi pembibitan kopi arabika PT Gruti Wilayah Tele II Parbuluan, Dairi. (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Dairi, MISTAR.ID

Mendukung program Ketahanan Pangan (Ketapang) Pemerintah, PT Gunung Raya Utama Timber Industries (Gruti) Wilayah Tele II Parbuluan VI, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, melakukan pengelolaan areal lahan konsesi seluas 8.085 hektare dengan sistem agroforestri, yaitu pengelolaan lahan yang menggabungkan tanaman pertanian dan pepohonan.

Sistem pengelolaan tersebut dilakukan dengan menanam kopi arabika bersama tanaman pelindung seperti pohon lamtoro yang berfungsi sebagai penyerap karbon. Penerapan sistem ini telah melalui feasibility study oleh lembaga konsultan di areal PT Gruti Tele II.

“Sistem pengolahan areal lahan dengan agroforestri bertujuan menghasilkan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan berkelanjutan, serta mengoptimalkan pemanfaatan lahan, produktivitas, dan menjaga lingkungan serta diversifikasi,” kata Penanggung Jawab Lapangan PT Gruti, Kery Sinaga, kepada Mistar, Jumat (5/12/2025).

Kery menjelaskan, pengelolaan areal PT Gruti Wilayah Tele II di Kabupaten Dairi seluas 8.085 hektar didasarkan pada izin HPH dari Menteri Pertanian Nomor 677/Kpts/UM/II/1977 tanggal 9 November 1977, sesuai program Kementerian Kehutanan tentang multi usaha kehutanan dengan jenis tanaman kopi dan pohon lamtoro.

Areal konsesi PT Gruti sebagian besar merupakan tanah kosong, non-produktif, dan perladangan. Keterlibatan masyarakat sekitar hutan dilakukan melalui pola kemitraan.

Penanaman kopi arabika telah dilakukan PT Gruti sejak tahun 2024 berdasarkan persetujuan Kementerian Kehutanan atas RKUPH PT Gruti Nomor SK 6367 Tahun 2024 tanggal 2 April 2024 pada areal tanah kosong. Hingga September 2025, realisasi penanaman kopi arabika mencapai kurang lebih 41 hektar, serta pembibitan kopi sebanyak 400 ribu batang.

Lebih lanjut, perusahaan segera membangun industri pabrik pengolahan kopi yang juga akan bermitra dengan kelompok-kelompok tani hutan, sehingga hasil tanaman kopi mereka dapat ditampung oleh industri tersebut. Keberhasilan penanaman kopi arabika ini sekaligus mendukung program pemerintah dalam ketahanan pangan.

PT Gruti berharap program multi usaha kehutanan ini dapat berjalan dengan baik, serta terjalin hubungan yang saling mendukung antara perusahaan dan masyarakat melalui kemitraan dengan kelompok tani hutan.

Hal ini diharapkan mampu memajukan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Dairi. Perusahaan juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah dan semua pihak untuk menjaga kenyamanan serta keberlanjutan investasi. (hm25)


BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN