Wednesday, June 24, 2026
home_banner_first
SUMUT

DLH Binjai Gandeng Delegasi Korea Selatan, Budidaya Maggot Disiapkan Jadi Solusi Sampah dan Cuan

Mistar.idKamis, 7 Mei 2026 pukul 16.00 WIB
dlh_binjai_gandeng_delegasi_korea_selatan_budidaya_maggot_disiapkan_jadi_solusi_sampah_dan_cuan

Kunjungan Mr Jeon Donghoon dari Korea Selatan ke Binjai dalam rangka kerjasama peningkatan potensi budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) untuk pengolahan Sampah Organik Dapur (SOD). (foto:istimewa/mistar)

news_banner

Binjai, MISTAR.ID

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemerintah Kota Binjai menerima kunjungan delegasi dari Korea Selatan dalam rangka membahas peningkatan potensi budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) untuk pengolahan sampah organik dapur (SOD).

Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh pihak DLH Pemko Binjai serta Mr. Jeon Donghoon dari Korea Selatan sebagai bagian dari penjajakan kerja sama pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Binjai, Ahmad Yani, Kamis (7/5/2026), menjelaskan bahwa kerja sama ini bertujuan mengembangkan budidaya maggot sebagai solusi pengurangan sampah organik rumah tangga, hotel, restoran, kafe, sekolah, hingga dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Budidaya maggot ini sangat potensial karena sampah sisa makanan dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi seperti pupuk dan pakan ternak,” ujar Ahmad Yani.

Menurutnya, DLH Kota Binjai saat ini telah mulai mengembangkan budidaya maggot di Tempat Penampungan Sementara (TPS) sampah untuk kemudian dipasarkan kembali.

Selain itu, pemerintah juga berencana memperluas edukasi kepada masyarakat terkait budidaya maggot agar dapat menjadi sumber penghasilan baru melalui pengolahan sampah organik.

Salah satu kelompok masyarakat binaan yang telah menjalankan budidaya maggot berada di Kelurahan Pujidadi, Kecamatan Binjai Selatan. Hasil budidaya tersebut disebut memiliki nilai jual sekitar Rp7 ribu hingga Rp9 ribu per kilogram.

Program ini diharapkan tidak hanya mampu mengurangi volume sampah di Kota Binjai, tetapi juga meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pengelolaan sampah yang produktif dan berkelanjutan. (hm27)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN