BMKG Update! Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Pantai Barat Sumut hingga 23.30 WIB

Ilustrasi, BMKG Update! Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Pantai Barat Sumut hingga 23.30 WIB. (foto:bmkg/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali memperbarui peringatan dini cuaca untuk wilayah Sumatera Utara (Sumut), Rabu (2/4/2026) pukul 20.00 WIB. Sejumlah daerah di kawasan pantai barat, pegunungan, hingga Kepulauan Nias berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang mulai pukul 20.30 WIB.
Dalam rilis prakirawan BMKG Sumatera Utara, potensi cuaca ekstrem ini diperkirakan masih berlangsung hingga pukul 23.30 WIB.
Pantai Barat Jadi Titik Awal
Wilayah yang diprediksi terdampak lebih awal berada di Kabupaten Tapanuli Tengah meliputi Pinangsori, Sibabangun, Badiri, dan Lumut. Selain itu, Muara Batang Toru di Kabupaten Tapanuli Selatan juga masuk dalam daftar potensi hujan lebat pada malam hari ini.
Secara klimatologis, kawasan pantai barat Sumut memang kerap menjadi titik awal pertumbuhan awan konvektif akibat pengaruh angin laut dan bentang alam Bukit Barisan. Awan-awan hujan kemudian bergerak ke wilayah dataran tinggi dan pedalaman.
Berpotensi Meluas ke Sejumlah Daerah
BMKG menyebutkan hujan dapat meluas ke berbagai wilayah lain, di antaranya:
- Kabupaten Tapanuli Tengah seperti Sorkam, Pandan, Manduamas, Kolang, Tapian Nauli, hingga Sarudik.
- Kabupaten Tapanuli Utara meliputi Adian Koting, Pahae Julu, Pahae Jae, Simangumban, Purba Tua, dan Parmonangan.
- Kabupaten Tapanuli Selatan seperti Angkola Barat, Batang Toru, Sipirok, Saipar Dolok Hole, hingga Sayur Matinggi.
- Kabupaten Mandailing Natal di antaranya Batang Natal, Lingga Bayu, Natal, Muara Batang Gadis, dan Sinunukan.
- Kabupaten Nias dan Kota Gunungsitoli yang menunjukkan sistem awan hujan cukup aktif di perairan barat Sumatera.
- Kabupaten Pakpak Bharat serta Kabupaten Humbang Hasundutan.
- Kota Padangsidimpuan di enam kecamatannya.
Kondisi ini menandakan sebaran awan hujan cukup luas dan dinamis pada malam hari, terutama di wilayah pantai barat dan pegunungan.
Waspadai Dampak Turunan
Hujan lebat dalam durasi singkat berpotensi memicu genangan air, banjir lokal, hingga longsor di daerah perbukitan. Selain itu, angin kencang sesaat dapat menyebabkan pohon tumbang dan gangguan jaringan listrik.
BMKG mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama yang beraktivitas di luar rumah pada malam hari. Warga juga diminta menghindari berteduh di bawah pohon saat terjadi petir serta memastikan saluran air di sekitar rumah tidak tersumbat.
Bagi nelayan dan pengguna transportasi laut di perairan barat Sumut, perubahan cuaca mendadak perlu diantisipasi guna menghindari risiko kecelakaan.
BMKG menegaskan pembaruan informasi cuaca akan terus disampaikan sesuai perkembangan dinamika atmosfer.
(bmkg/ai/hm27)
PREVIOUS ARTICLE
Pansus DPRD Labura Bahas LKPj Bupati 2025 Selama Tiga HariBERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER



















