BMKG Ungkap Penyebab Hujan Lebat di Medan, Dipicu Gelombang Kelvin

Ilustrasi hujan lebat. (Foto: Tempo)
Medan, MISTAR.ID
Hujan dengan intensitas lebat mengguyur wilayah Kota Medan dan sekitarnya pada Minggu (28/12/2025) subuh. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membeberkan penyebab cuaca tersebut.
Menurut Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan, Fauziah Fitri Damanik, hujan lebat tersebut disebabkan oleh gelombang Kelvin yang sedang aktif di wilayah Sumatera Utara (Sumut).
“Kondisi ini disebabkan oleh faktor-faktor meteorologi seperti gelombang atmosfer, yakni gelombang Kelvin yang aktif di wilayah Sumut,” katanya saat dikonfirmasi Mistar melalui sambungan seluler.
Lebih lanjut, Fauziah menuturkan cuaca tersebut juga dipengaruhi oleh adanya pola siklonik di pantai barat wilayah Sumut. Namun, ia menegaskan pola siklonik yang dimaksud bukan merupakan siklon tropis, seperti bibit siklon tropis 95B, Siklon Sinyar, atau sejenisnya.
“Terdapat pola siklonik tekanan rendah di pantai barat wilayah Sumut, tetapi bukan siklon tropis. Selain itu, terdapat belokan angin dan kondisi udara lapisan atas yang cukup labil, sehingga mendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah Medan,” ujarnya.
BMKG memprediksi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat masih berpotensi terjadi di Sumut, khususnya Kota Medan dan sekitarnya, hingga Rabu (31/12/2025) mendatang. Untuk itu, BMKG mengimbau masyarakat agar senantiasa waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.

















