Friday, June 5, 2026
home_banner_first
SUMUT

Desa Denai Sarang Burung Gelar Pelatihan Donat Kentang untuk Pemberdayaan Perempuan

Mistar.idMinggu, 28 Desember 2025 10.34
journalist-avatar-top
HS
desa_denai_sarang_burung_gelar_pelatihan_donat_kentang_untuk_pemberdayaan_perempuan

Warga Desa Denai Sarang Burung mengikuti pelatihan pembuatan donat kentang di aula desa.(foto: sembiring/mistar)

news_banner

Deli Serdang, MISTAR.ID

Pemerintah Desa Denai Sarang Burung, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, menggelar pelatihan tata boga pembuatan donat kentang sebagai upaya memberdayakan warga desa, khususnya kaum perempuan.

Pelatihan yang dilaksanakan di Aula Desa Denai Sarang Burung tersebut diikuti 30 peserta yang mayoritas merupakan kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) desa.

Para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan pelatihan yang dipandu oleh instruktur.

Kepala Desa Denai Sarang Burung, Katimin, mengatakan pelatihan ini merupakan bagian dari program pemerintah desa dalam rangka meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi perempuan.

“Pelatihan tata boga pembuatan donat kentang ini merupakan program desa dengan tujuan memberdayakan kaum perempuan agar memiliki ilmu dan keterampilan di bidang pembuatan kue,” ujar Katimin, Minggu (28/12/2025).

Ia menambahkan, keterampilan yang diperoleh dari pelatihan tersebut diharapkan dapat dikembangkan oleh para peserta menjadi peluang usaha rumahan yang berpotensi menambah penghasilan keluarga.

“Jika ilmu ini dikembangkan, nantinya bisa membuka peluang usaha bagi peserta pelatihan dan tentu dapat membantu meningkatkan ekonomi rumah tangga,” katanya.

Sementara itu, instruktur pelatihan tata boga, Thoybah, menjelaskan bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan donat kentang antara lain butter Wisman, tepung terigu, minyak goreng, kentang, labu, keju, serta bahan pendukung lainnya.

“Hasil dari pelatihan ini bisa dinikmati sendiri oleh peserta, atau juga dijual ke pasaran karena donat kentang saat ini cukup diminati dan sudah banyak dipasarkan,” jelas Thoybah.

Ia berharap para peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh agar cepat menguasai teknik pembuatan donat kentang dan mampu mempraktikkannya secara mandiri di rumah.

“Semoga ibu-ibu di desa ini tetap semangat mengikuti pelatihan sehingga keterampilan yang diperoleh benar-benar bermanfaat,” tuturnya.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN