Tuesday, June 23, 2026
home_banner_first
SUMUT

Atap Gedung DPRD Binjai Bocor, Ruang Banggar hingga Ruang Komisi Tergenang Air

Mistar.idSenin, 22 Juni 2026 pukul 18.42 WIB
atap_gedung_dprd_binjai_bocor_ruang_banggar_hingga_ruang_komisi_tergenang_air

Ruang Banggar DPRD Binjai tergenang air akibat atap gedung yang bocor. (foto: bayu/mistar)

news_banner

Binjai, MISTAR.ID

Kondisi Gedung DPRD Kota Binjai di Jalan Veteran, Kelurahan Tangsi, Kecamatan Binjai Kota, kian memprihatinkan. Sejumlah bagian atap gedung dilaporkan mengalami kebocoran yang cukup parah, sehingga menyebabkan beberapa ruangan tergenang air saat hujan deras mengguyur Kota Binjai.

Salah satu ruangan yang terdampak paling parah adalah ruang Badan Anggaran (Banggar). Ruangan tersebut terlihat tidak dapat difungsikan secara optimal karena sebagian besar lantainya digenangi air hujan yang masuk melalui atap yang bocor.

Selain genangan air, sejumlah peralatan kantor seperti meja dan kursi dalam kondisi tidak tertata. Kondisi ini mengindikasikan ruangan tersebut sudah cukup lama mengalami kerusakan dan tidak dapqt digunakan sebagaimana mestinya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kebocoran juga terjadi di koridor menuju beberapa ruangan kerja di lantai II gedung DPRD Binjai. Bahkan, petugas sampai harus menempatkan ember di sejumlah titik untuk menampung air yang menetes dari plafon dan atap gedung.

Tidak hanya ruang Banggar, kerusakan juga ditemukan di ruang Komisi A dan Komisi C. Pada beberapa bagian, atap terlihat berlubang dan mengalami kerusakan yang menyebabkan air hujan masuk ke dalam ruangan.

Kondisi tersebut dinilai perlu segera mendapatkan perhatian agar tidak mengganggu aktivitas kerja maupun pelayanan di lingkungan DPRD Kota Binjai.

Salah seorang warga Kota Binjai, Tiara Putra Pasaribu, mengaku prihatin melihat kondisi gedung yang menjadi pusat aktivitas lembaga legislatif tersebut. Menurutnya, kebocoran yang terus dibiarkan berpotensi menimbulkan risiko yang lebih besar, termasuk kemungkinan terjadinya korsleting listrik saat hujan.

"Kami khawatir apabila kondisi ini tidak segera diperbaiki, kebocoran yang terjadi bisa memicu korsleting listrik dan berpotensi menimbulkan kebakaran. Tentunya hal itu akan sangat membahayakan," ujarnya.

Tiara berharap pimpinan DPRD Kota Binjai bersama Sekretariat DPRD dapat segera mengambil langkah-langkah konkret untuk melakukan perbaikan dan rehabilitasi terhadap bagian gedung yang mengalami kerusakan.

Ia juga menilai kondisi gedung DPRD sebagai salah satu fasilitas publik dan simbol lembaga legislatif daerah seharusnya mendapat perhatian serius agar tetap layak digunakan serta mencerminkan tata kelola pemerintahan yang baik.

Masyarakat berharap perbaikan dapat segera direalisasikan sehingga aktivitas anggota dewan maupun aparatur sekretariat DPRD dapat berjalan dengan nyaman, aman, dan optimal tanpa terganggu kondisi bangunan yang rusak.

Sementara itu, Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Binjai, Nelly menjelaskan pihaknya sudah lama mengusulkan kepada dinas terkait untuk segera melakukan perbaikan pada atap gedung yang bocor.

"Sudah lama diusulkan dan untuk perbaikan telah pun dianggarkan. Jadi mungkin dalam tahun ini juga akan segera dikerjakan proses perbaikan pada atap gedung yang bocor," ucapnya.

Nelly mengatakan meski terjadi kerusakan pada atap gedung, namun tidak mengganggu aktivitas pekerjaan di DPRD Binjai. Pun begitu, Nelly berharap dapat segera diperbaiki supaya tidak terlihat jorok dan semerewut.

"Kalau kekhawatiran atapnya bisa ambruk belum lah sampai ke situ dan mudah-mudahan jangan sampai terjadi. Makanya memang tahun ini sudah akan diperbaiki," katanya.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN