KSOPP Danau Toba Ungkap Jumlah Kendaraan Menyeberang saat Lebaran 2025


Antrian kendaraan di Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun. (f:hamzah/mistar)
Simalungun, MISTAR.ID
Pada saat libur Lebaran tahun 2025, jumlah kendaraan yang menyeberang menggunakan Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Sumut di Pelabuhan Tigaras, serta KMP Ihan Batak, KMP Pora Pora di Pelabuhan Ajibata, Kabupaten Simalungun mengalami peningkatan.
Namun itu tidak seperti libur Lebaran tahun lalu yang membludak dan menimbulkan antrian. Hal ini disampaikan Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Penyeberangan (KSOPP) Danau Toba, Rijaya Simarmata.
"Situasi saat ini masih normal, paling banyak ada penambahan satu hingga dua trip saja. Selain itu tidak ada, kapal pun beroperasi hingga pukul 23.00 WIB. Sudah selesai semuanya, tahun ini ada penurunan sekitar 26 persen dari tahun lalu," ujar Rijaya, Kamis (3/4/2025).
Sementara itu, KSOPP mencatat sebanyak 3.887 unit kendaraan roda empat dan 619 unit sepeda motor, dengan penumpang berjumlah 16.849 orang menyeberang dari lima pelabuhan penyeberangan Ajibata, Tigaras, Balige, Onan Runggu, dan Ajibata MB menuju Kabupaten Samosir.
Dari jumlah yang terhitung sejak H-9 hingga H-1 Lebaran 2025, atau sejak tanggal 22 Maret hingga 30 Maret 2025, jumlahnya menurun dibandingkan tahun 2024 lalu sebanyak 5.341 unit kendaraan dan 703 unit sepeda motor, dengan total penumpang 24.617 orang.
"Meski mengalami penurunan sebanyak 26 persen sejak H-9 hingga H-1, pengelola tetap diminta mengantisipasi lonjakan volume kendaraan. Karena angkutan penyeberangan di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba berbeda dengan pelabuhan lainnya, lonjakan bisa terjadi pada H+ Lebaran," ucapnya.
General Manager (GM) PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Danau Toba, Fauzie Akhmad mengatakan, KMP Ihan Batak dan KMP Pora-Pora yang melayani lintasan Ajibata menuju Ambarita diberlakukan percepatan bongkar muat dan keberangkatan menjadi 1 jam 15 menit.
"Kebijakan ini diberlakukan selama masa musim angkutan Lebaran 2025. Tujuannya memudahkan dan menghindari terjadinya penumpukan kendaraan. Di mana dua hari ke depan diprediksi menjadi puncak dari pergerakan masyarakat menyeberang ke Samosir," ujarnya.
Lewat pencatatan yang dilakukan pihaknya, data produksi kapal dari Ajibata ke Ambarita selama kurun waktu 36 jam terhitung periode 31 Maret dan 2 April 2025, dan kendaraan roda empat yang menyeberang sebanyak 1.023 unit dan 441 sepeda motor dengan total 5.615 orang penumpang.
Kendaraan roda empat dari Ambarita menuju Ajibata sebanyak 951 unit dan 266 sepeda motor dengan realisasi penumpang sebanyak 5.042 orang. Untuk, KMP Kaldera Toba yang melayani lintasan Balige menuju Onan Runggu ditambah tripnya tiga kali dalam satu hari hingga 6 April 2025. (hamzah/hm27)