Jembatan Sidua-dua Menuju Parapat Dialihkan Satu Jalur, Antisipasi Ambruk


Jembatan Sidua-dua di Kecamatan Girsang Sipangan Bolon ditutup pasca banjir bandang. (f:indra/mistar)
Simalungun, MISTAR.ID
Arus lalu lintas di Jembatan Sidua-dua menuju Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun dialihkan menjadi satu jalur setelah adanya indikasi kerusakan pada jembatan tersebut.
Pengalihan jalur dilakukan untuk mengantisipasi atau mencegah ambruknya jembatan akibat longsor dan banjir bandang seperti yang terjadi sebelumnya di Parapat.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Simalungun, Sabar Saragih saat dikonfirmasi, menjelaskan bahwa kondisi jembatan sudah mengalami kerusakan signifikan.
"Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi jembatan ambruk akibat longsor dan banjir bandang kemarin," ujarnya, Kamis (3/4/2025).
"Karena kondisinya sudah kroak dan ada indikasi akan runtuh, maka untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti korban jiwa jika jembatan benar-benar ambruk, diputuskan untuk menggunakan satu jalur saja," tutur Sabar menambahkan.
Pengguna jalan diimbau untuk tetap waspada saat melintas di area jembatan, dan mengikuti petunjuk yang telah disediakan petugas demi keselamatan bersama.
"Diimbau untuk tetap fokus saat membawa kendaraan dan mematuhi rambu yang ada," kata Sabar.
Jembatan Sidua-dua merupakan salah satu jalur utama yang menghubungkan Kota Pematangsiantar dengan Parapat, destinasi wisata populer di Sumatera Utara (Sumut).
Dengan diberlakukannya sistem satu jalur, diharapkan dapat meminimalisir risiko kecelakaan, serta menjaga kelancaran lalu lintas di kawasan tersebut. (indra/hm27)
PREVIOUS ARTICLE
H+4 Lebaran, Lalu Lintas di Tol Sinaksak Lancar