Tuesday, July 7, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Trotoar Pematangsiantar Disulap Jadi Lapak, Pejalan Kaki Dipaksa Turun ke Jalan

Mistar.idSelasa, 7 Juli 2026 pukul 16.10 WIB
trotoar_pematangsiantar_disulap_jadi_lapak_pejalan_kaki_dipaksa_turun_ke_jalan

Pedagang berjualan di atas trotoar jalan di kawasan Lapangan Merdeka Kota Pematangsiantar. (foto:hamzah/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID (7/7/2026) - Trotoar di sejumlah titik di Pematangsiantar mulai kehilangan fungsinya. Selama dua bulan terakhir, ruang yang seharusnya menjadi hak pejalan kaki berubah menjadi lapak dagangan.

Fenomena seperti itu bisa ditemui di kawasan Lapangan H Adam Malik, Lapangan Merdeka, hingga sejumlah ruas trotoar lainnya. Mulai dari gerobak, meja, kursi, hingga tenda memenuhi jalur pedestrian dan menyisakan ruang sempit.

Dampaknya, pejalan kaki terpaksa turun ke badan jalan. Kondisi ini tidak hanya mengurangi kenyamanan, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Seperti Dimas, salah satu warga kota, yang mengakui aktivitas berjalan kaki di pusat Kota Pematangsiantar tidak lagi nyaman karena fasilitas umum digunakan sebagai lapak berjualan.

"Trotoarkan buat pejalan kaki, tapi ya sudahlah. Sukak pedagang ini mau ngapain. Harusnya untuk pejalan kaki," ujar Dimas, Selasa (7/7/2026).

Maraknya aktivitas perdagangan di atas trotoar memunculkan pertanyaan. Hingga kini belum ada langkah penataan yang dilakukan oleh pemerintah setempat. Padahal, kawasan Lapangan H Adam Malik dan Lapangan Merdeka berada tidak jauh dari Balai Kota Pematangsiantar.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pematangsiantar, Hasudungan Hutajulu, yang memiliki kewenangan dalam penegakan peraturan daerah (Perda), belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi yang dilakukan juga belum memperoleh jawaban hingga berita ini diterbitkan. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN