Wednesday, July 15, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Tekan Pengangguran, Disnaker Simalungun Gandeng BBPVP Medan Buka Pelatihan Kerja

Mistar.idRabu, 15 Juli 2026 pukul 14.48 WIB
tekan_pengangguran_disnaker_simalungun_gandeng_bbpvp_medan_buka_pelatihan_kerja

Kepala Disnaker Simalungun, Riando Purba. (Foto: Indra/Mistar)

news_banner

Simalungun, MISTAR.ID – Pemerintah Kabupaten Simalungun mulai menyiapkan langkah untuk menekan angka pengangguran, Rabu (15/7/2026).

Selain memperluas akses pelatihan kerja, Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) juga membuka peluang penempatan tenaga kerja hingga ke luar negeri melalui program pemagangan.

Kepala Disnaker Simalungun, Riando Purba, mengatakan pihaknya saat ini sedang memperbarui nota kesepahaman (MoU) dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan. Hal itu diharapkan memberi kesempatan luas bagi warga Simalungun mengikuti pelatihan.

"Saat ini kita sedang memperbarui MoU agar masyarakat Simalungun bisa juga mengikuti pelatihan di BBPVP sana," kata Riando saat ditemui di ruang kerjanya.

Menurutnya, seluruh informasi pendaftaran akan diumumkan melalui media sosial resmi Disnaker dan Pemerintah Kabupaten Simalungun. "Link pendaftaran nanti akan kita bagikan supaya masyarakat bisa langsung mendaftar," ucap Riando.

Saat ini, Disnaker juga sedang mengkaji kerja sama dengan sejumlah Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) sebagai langkah membuka peluang penempatan tenaga kerja ke luar negeri, termasuk Jepang. Program tersebut sejalan dengan kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan yang mendorong pemagangan di luar negeri.

"Sebelum berangkat ada pelatihan sekitar enam bulan yang tentu membutuhkan biaya. Jadi calon tenaga kerja juga harus mempersiapkan diri karena tidak semuanya bisa ditanggung APBD," katanya.

Disnaker Simalungun juga akan membangun Balai Latihan Kerja (BLK) di Kecamatan Bandar, tepatnya di Perdagangan. "Sesuai rencana, akhir tahun ini selesai dibangun. Mudah-mudahan tahun depan sudah bisa digunakan," ucap Riando.

Sementara itu, Disnaker memastikan belum akan menggelar job fair lagi hingga akhir 2026. Kegiatan tersebut belum masuk dalam agenda karena instansi lebih memprioritaskan penyelesaian pembangunan BLK.

"Kemarin kita sudah mengadakan job fair pada Maret. Untuk saat ini belum ada lagi dalam rencana kegiatan. Fokus kita sekarang ke BLK. Kalau nanti ada perubahan APBD, baru akan kita laksanakan [Job Fair]," katanya. (hm20)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN