Friday, September 25, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Ribuan Warga Pematangsiantar Ajukan Pembaruan Desil, Berharap Kembali Dapat Bansos

Mistar.idRabu, 23 September 2026 pukul 19.25 WIB
ribuan_warga_pematangsiantar_ajukan_pembaruan_desil_berharap_kembali_dapat_bansos

Ilustrasi desil. (foto: Kemensos/Mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID - Ribuan warga Pematangsiantar mengajukan pembaharuan atau penurunan desil setelah status mereka naik. Kondisi ini membuat banyak masyarakat tidak lagi mendapatkan bantuan dan dicoret dari daftar penerima bantuan sosial (bansos).

Lurah Martoba Kecamatan Siantar Utara, Ade Kurnia Harchan, membenarkan perubahan status desil banyak dikeluhkan dan dilapor oleh masyarakat ke kelurahan. Mereka merasa masih termasuk masyarakat kurang mampu, namun status desil justru naik.

"Sejauh ini banyak, kami usulkan untuk perubahan desil, dan ada beberapa warga untuk mengubah desil harus merubah data kartu keluarganya. Rata-rata yang minta turun desil 5 ke atas, dengan harapan mereka nantinya bisa menjadi penerima bantuan sosial," ujar Ade, Rabu (23/9/2026).

Sementara itu, dari data Dinas Sosial Kota Pematangsiantar sebanyak 4.851 warga mengajukan pembaharuan status desil.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kota Pematangsiantar, Agustina Sihombing, mengatakan untuk proses pembaharuan data desil harus tetap dan juga berdasarkan rekomendasi dari kelurahan masing-masing.

"Sekarang data warga dilakukan pembaharuan, dan harus daftar Perlinsos juga sebagai dasar penerimaan Bansos tahun 2027," katanya.

Dalam proses pembaharuan status desil dilakukan secara bottom-up yang dimulai dari tingkat kelurahan. Warga yang ingin mengubah status desil diharuskan untuk menjelaskan pekerjaan, besaran penghasilan, jumlah anggota keluarga, serta kondisi tempat tinggal.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN