Rajin Saragih Terpilih Kembali sebagai Ketua PMI Pematangsiantar

dr. Rajin Saragih saat membacakan laporan kinerja 2021-2026 di hadapan peserta dan pimpinan sidang Muskot. (Foto: Istimewa/Mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Palang Merah Indonesia Cabang Pematangsiantar kembali memilih dr. Rajin Saragih sebagai ketua untuk periode 2026-2031. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Kota (Muskot) XVI PMI Cabang Kota Pematangsiantar yang digelar, Senin (25/5/2026), di Markas PMI Jalan Sutomo No. 248, Kota Pematangsiantar.
Dalam sambutannya usai pemilihan, Rajin Saragih mengapresiasi pelaksanaan Muskot sekaligus kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya untuk memimpin lima tahun ke depan.
“Saya mohon dukungan dari kita bersama demi tercapainya program kerja kita lima tahun ke depan,” ujarnya.
Menurutnya, masih banyak program pada periode 2021-2026 yang belum terlaksana akibat berbagai kendala dan keterbatasan anggaran.
“Untuk itu, mari kita evaluasi dan kita programkan mana yang harus diprioritaskan ke depannya,” katanya.
Muskot tersebut dihadiri Wakil Ketua Bidang Organisasi PMI Sumatera Utara, Chairil Siregar. Dalam sambutannya, Chairil menekankan pentingnya sinergi antarpengurus PMI dalam memberikan layanan kepada masyarakat.
Ia menambahkan, Muskot merupakan amanat Undang-Undang PMI Nomor 1 Tahun 2018 sehingga pelaksanaannya harus mengacu pada regulasi yang berlaku.
Muskot ini dilaksanakan untuk mengevaluasi program periode sebelumnya, menyusun kerangka dasar kerja periode berikutnya, sekaligus memilih pengurus baru yang akan menjalankan program kerja selama satu periode.
“Bekerjalah dengan hati, moral, dan aturan yang ada, serta jangan pelit berkomunikasi agar semua persoalan dapat terselesaikan secara bersama,” katanya.
Chairil juga menegaskan bahwa tugas PMI bukan hanya donor darah, tetapi juga tanggap terhadap bencana, pembinaan kesehatan remaja dan masyarakat, sanitasi, dan berbagai layanan kemanusiaan lainnya.
Ia mencontohkan sejumlah bencana yang baru-baru ini terjadi di Sibolga, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, hingga Aceh. Dalam penanganannya, PMI Sumut bersama cabang-cabang PMI berperan aktif memberikan bantuan langsung, termasuk mengerahkan tenaga sukarelawan.
“Tugas penguruslah menjaga konsistensi keaktifan relawan yang berasal dari PMR di sekolah-sekolah agar senantiasa diperhatikan dan dipantau secara berkesinambungan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar pengurus baru tetap solid dan komunikatif. Selain itu, perlu ada komitmen agar setiap personel yang mengikuti pelatihan di daerah lain dapat mempresentasikan pengalaman dan hasil pelatihannya.
Selain pengurus demisioner, Muskot ini turut dihadiri Dewan Kehormatan PMI Pematangsiantar, Sarmedi Purba, Kepala Dinas Kesehatan Pematangsiantar yang diwakili Misran Pais, Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Pematangsiantar, Abadi Sinaga, pimpinan rumah sakit mitra kerja, para relawan, serta peninjau. (hm25)












