Thursday, June 18, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Pemkab Simalungun Segera Bahas Nobar Piala Dunia 2026

Mistar.idKamis, 18 Juni 2026 15.03
AN
IH
pemkab_simalungun_segera_bahas_nobar_piala_dunia_2026

Ilustrasi. (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Simalungun, MISTAR.ID

Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) agar pemerintah daerah memfasilitasi nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 disambut positif oleh Pemerintah Kabupaten Simalungun. Meski belum menentukan lokasi pelaksanaan, Pemkab Simalungun memastikan surat edaran tersebut telah diterima dan akan segera dibahas bersama pimpinan daerah.

Melalui Surat Edaran Nomor 400.2.7/4657/SJ, Mendagri Muhammad Tito Karnavian mengimbau gubernur, bupati, dan wali kota di seluruh Indonesia untuk menginisiasi serta memfasilitasi kegiatan nobar Piala Dunia 2026 sesuai kondisi dan kemampuan daerah masing-masing. Dalam surat itu, kepala daerah juga diminta menyiapkan lokasi strategis dan ruang publik yang dapat digunakan masyarakat untuk menyaksikan pertandingan secara bersama-sama.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Simalungun, Bob Presly Saragih, mengatakan pihaknya telah menerima surat edaran dari Kemendagri.

“Sudah kita terima suratnya. Untuk realisasinya masih akan dikoordinasikan dengan pimpinan,” kata Bob, Kamis (18/6/2026).

Menurutnya, pelaksanaan nobar berpotensi menjadi sarana hiburan sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat dalam mendukung tim-tim favorit yang berlaga di ajang sepak bola terbesar dunia tersebut.

Meski demikian, hingga saat ini lokasi pelaksanaan belum ditetapkan. Dispora masih menunggu hasil pembahasan bersama unsur pimpinan daerah. “Pastinya kita pilih tempat yang ramai dan strategis, lokasi-lokasi umum,” ujarnya.

Bob menambahkan, pembahasan lebih lanjut kemungkinan dilakukan pada pekan depan karena Sekretaris Daerah Kabupaten Simalungun saat ini sedang berada di luar daerah. “Kebetulan saat ini Pak Sekda sedang di luar kota. Senin depan rencananya dibahas,” ucapnya.

Rencana penyelenggaraan nobar ini mendapat respons positif dari masyarakat. Mereka berharap kegiatan tersebut dapat menjadi wadah hiburan bersama sekaligus memperkuat interaksi sosial antarwarga.

Rizki Abdillah, 27 tahun, warga Kecamatan Siantar, menilai nobar yang difasilitasi pemerintah akan memberikan pengalaman berbeda dibanding menonton secara individu di rumah.

“Kalau ada nobar resmi tentu lebih meriah. Selain menonton pertandingan, masyarakat juga bisa berkumpul dan bersilaturahmi,” katanya.

Senada, Dedi Purba, 34 tahun, warga Kecamatan Raya, berharap lokasi yang dipilih mudah dijangkau masyarakat dan dilengkapi fasilitas pendukung yang memadai.

“Kalau tempatnya strategis dan nyaman, saya yakin masyarakat akan antusias datang. Apalagi Piala Dunia selalu punya daya tarik besar,” ujarnya.

Dedi juga berharap pemerintah dapat mengemas kegiatan tersebut sebagai ajang kebersamaan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Dengan rencana pembahasan yang dijadwalkan pekan depan, masyarakat kini menunggu keputusan Pemkab Simalungun terkait lokasi dan konsep pelaksanaan nobar.

Jika terealisasi, kegiatan tersebut berpotensi menjadi salah satu pusat keramaian publik selama gelaran Piala Dunia 2026 berlangsung, sekaligus menghadirkan ruang kebersamaan bagi pecinta sepak bola di wilayah Habonaron do Bona. (hm25)


BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN