Wednesday, June 24, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Heboh Isu Ramayana Siantar Tutup, Manajemen: Kami Upgrade ke Konsep Milky Verse

Mistar.idKamis, 7 Mei 2026 pukul 15.14 WIB
heboh_isu_ramayana_siantar_tutup_manajemen_kami_upgrade_ke_konsep_milky_verse

Barang yang berada di rak kosong dan diserbu warga dengan harga murah. (foto: abdi/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Media sosial dihebohkan dengan isu ritel legendaris Ramayana Pematangsiantar, akan segera berhenti beroperasi. Isu ini diperkuat dengan pemandangan antusiasme masyarakat yang memborong barang di Robinson Mart, setelah melihat deretan label diskon besar-besaran.

Menanggapi isu ini, Kepala Supermarket Robinson Mart, Zulmi, secara tegas membantah pihaknya tutup. Ia menjelaskan fenomena serbu barang yang terjadi saat ini merupakan bagian dari persiapan transformasi besar-besaran.

"Ramayana tidak tutup. Yang benar adalah Robinson Mart akan berganti nama menjadi Milky Verse. Ini bukan sekadar ganti nama, tapi perubahan konsep total yang jauh lebih modern," ujarnya, Kamis (7/5/2026).

Zulmi membocorkan nantinya Milky Verse akan mengusung dua konsep utama dalam satu area, minimarket modern dengan menyediakan kebutuhan masyarakat dengan penataan yang lebih segar.

Kemudian akan ada milky verse playground, sebuah wahana permainan bertema luar angkasa yang mirip dengan Playtopia. Menariknya, tempat bermain ini didesain tidak hanya untuk anak-anak, tetapi juga bisa dinikmati oleh orang dewasa.

Terkait lokasi spesifik dan jadwal peresmian, Zulmi menyebutkan pihak internal masih melakukan koordinasi intensif.

"Belum dipastikan apakah akan tetap di lantai satu atau pindah ke lantai tiga, semua masih digodok oleh pihak manajemen. Untuk waktu pembukaan belum ada tanggal pasti, karena tim masih fokus membereskan stok barang lama sebelum tim kantor pusat datang untuk menata konsep baru ini," ucapnya.

Langkah berani ini diambil sebagai bentuk adaptasi terhadap perkembangan zaman. Manajemen menyadari tanpa inovasi, ritel fisik berisiko ditinggalkan pelanggan setianya.

"Kita butuh perubahan. Lambat laun, jika tetap begini, Ramayana bisa dilupakan oleh warga Siantar. Kami melakukan refresh agar tetap relevan dan tidak ketinggalan zaman. Ini adalah upaya kami meningkatkan kembali minat beli masyarakat," tuturnya.

Mengenai serbuan warga terhadap barang-barang diskon saat ini, Zulmi menjamin bahwa barang yang dijual bukanlah stok lama yang rusak atau berkualitas rendah.

"Yang kita beri diskon saat ini bukan barang jelek, tapi barang-barang bagus. Kami ingin warga Siantar senang dan tetap setia berbelanja di sini sambil menunggu wajah baru kami hadir," katanya.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN