Thursday, July 23, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

DPRD Simalungun Soroti Gedung Baru RSUD Parapat Senilai Rp30 Miliar Belum Difungsikan

Mistar.idKamis, 23 Juli 2026 pukul 18.50 WIB
dprd_simalungun_soroti_gedung_baru_rsud_parapat_senilai_rp30_miliar_belum_difungsikan

Tim VIII DPRD Simalungun saat meninjau bangunan baru RSUD Parapat di Jalan Ompu Ranjo Sinaga, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon. (Foto: Indra/MISTAR.ID).

news_banner

Simalungun, MISTAR.ID – Gedung baru RSUD Parapat di Jalan Ompu Ranjo Sinaga kembali menjadi sorotan DPRD Kabupaten Simalungun. Bangunan yang menelan anggaran hampir Rp30 miliar tersebut hingga kini belum digunakan untuk melayani pasien.

Temuan itu mencuat saat Tim VIII DPRD Simalungun dari Daerah Pemilihan (Dapil) VI melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan, Rabu (22/7/2026).

Di hadapan pihak rumah sakit, Ketua Tim VIII DPRD Simalungun, Aprimo Sibarani, meminta agar gedung tersebut segera difungsikan dan tidak dibiarkan kosong. Menurutnya, fasilitas yang telah dibangun dengan anggaran besar seharusnya dapat dimanfaatkan, minimal sebagai ruang rawat inap.

"Supaya langsung difungsikan, jangan kesannya menjadi terbengkalai. Jangan dibiarkan, paling tidak untuk fasilitas rawat inap," ujar Aprimo, Kamis (23/7/2026).

Anggota DPRD Simalungun, Maraden Sinaga, menilai tidak ada alasan untuk menunda pemanfaatan gedung baru tersebut. Terlebih, kapasitas ruang perawatan di RSUD Parapat kerap tidak mampu menampung seluruh pasien.

"Kalau sudah digunakan, pasti kebersihannya juga dijaga. Kita juga memastikan anggaran yang dikucurkan memang dipergunakan sebagaimana mestinya," katanya.

Ia menambahkan, kondisi ruang rawat inap yang sering penuh seharusnya menjadi pertimbangan untuk segera membuka layanan di gedung baru.

"Kita juga tahu terkadang kamar sudah penuh dan tidak bisa menerima pasien lagi. Apa salahnya kalau bangunan RSUD baru digunakan," ucapnya.

Sementara itu, Bernhard Damanik turut menyoroti akses menuju gedung baru RSUD Parapat. Ia meminta pemerintah memperhatikan kondisi jalan yang masih sempit dan berlubang karena dinilai dapat menghambat operasional rumah sakit.

Kunjungan tersebut juga diikuti anggota DPRD Simalungun lainnya, yakni Kristok Damanik, Frandi Warisman Sitio, Eva Rontaline Sinaga, dan Jadiaman Manik. Turut hadir Camat Girsang Sipangan Bolon Victor Saragih serta Kasi Pelayanan RSUD Parapat Hotman Garingging.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN