Wednesday, September 30, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Cuaca Ekstrem, BPBD Simalungun Minta Camat dan Pangulu Tingkatkan Kesiapsiagaan

Mistar.idRabu, 30 September 2026 pukul 12.42 WIB
cuaca_ekstrem_bpbd_simalungun_minta_camat_dan_pangulu_tingkatkan_kesiapsiagaan

Ruas Jalan Siantar-Saribudolok di wilayah Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun, diguyur hujan. (Foto: Indra/MISTAR)

news_banner

Simalungun, MISTAR.ID (30/9/2026) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Simalungun meminta seluruh camat dan pangulu meningkatkan kesiapsiagaan menyusul peringatan dini cuaca ekstrem yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Rabu (30/9/2026).

Kepala BPBD Simalungun, Budiman Silalahi, secara khusus meminta Camat Raya Kahean, Bandar Huluan, dan Bandar meningkatkan kewaspadaan. Ketiga wilayah tersebut menjadi perhatian menyusul potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi.

Budiman meminta jajaran kecamatan tetap siaga, terutama dalam tiga jam setelah peringatan dini BMKG diterbitkan pada Rabu pagi.

"Selain tiga kecamatan itu, seluruh camat di wilayah Simalungun juga kita imbau untuk tetap waspada dan segera melapor jika terjadi peristiwa kebencanaan di daerahnya akibat cuaca ekstrem," kata Budiman.

Ia meminta camat dan pangulu memperkuat pemantauan di wilayah masing-masing terhadap potensi banjir, longsor, cuaca ekstrem, maupun bencana lainnya.

Menurutnya, koordinasi lintas sektor juga perlu ditingkatkan agar setiap kejadian dapat segera diketahui dan ditangani.

"Mari kita tingkatkan kesiapsiagaan di wilayah kerja masing-masing terhadap potensi banjir, longsor, cuaca ekstrem, kebakaran dan bencana lainnya. Kita tingkatkan koordinasi efektif lintas sektor," ujarnya.

Berdasarkan peringatan dini BMKG, cuaca ekstrem berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, di antaranya banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan pohon tumbang.

Budiman mengatakan kondisi geografis Simalungun membuat sejumlah wilayah memiliki kerawanan terhadap banjir dan longsor. Karena itu, informasi dari lapangan menjadi penting untuk mempercepat penanganan ketika bencana terjadi.

"Iya, berdasarkan informasi dari BMKG dan struktur tanah berpasir di Simalungun, maka dari itu tetap kita imbau seluruh camat segera melapor jika terjadi bencana di wilayah masing-masing," katanya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan MISTAR, sejumlah wilayah seperti Kecamatan Panombeian Panei, Panei, dan Raya diguyur hujan sejak Rabu pagi sekitar pukul 07.00 WIB hingga berita ini dikirim ke redaksi.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN