Bulog Siantar Siap Serap Panen Jagung Petani Jika Harga Jatuh di Bawah HPP

Manajer Supply Chain dan Pelayanan Publik (SCPP) Bulog Cabang Pematangsiantar, Aryo Wibisono. (Foto: Abdi/Mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Manajer Supply Chain dan Pelayanan Publik (SCPP) Bulog Cabang Pematangsiantar, Aryo Wibisono, menyatakan kesiapannya untuk menyerap panen jagung petani di wilayahnya jika harga jagung jatuh atau berada di bawah harga pembelian pemerintah (HPP). Langkah ini dilakukan guna menjaga stabilitas harga di pasaran.
"Pada Oktober 2025 kami sudah menyerap sebanyak 381.605 kilogram jagung pipil dari petani. Pada November ini belum ada penyerapan karena harga jagung di tingkat petani masih terjaga, tidak di bawah HPP," ujarnya kepada Mistar.id, Minggu (23/11/2025).
Aryo menegaskan bahwa Bulog Pematangsiantar siap melakukan serapan jika harga jagung anjlok agar petani tidak terbebani, terlebih saat ini sudah memasuki musim panen raya jagung.
"Saat ini memang belum ada penyerapan karena harga masih bagus. Kalau harga jatuh kami siap menyerap agar petani tidak dirugikan. Tetapi jika harga bagus, biarkan mekanisme pasar berjalan," katanya.
Ia menjelaskan bahwa Bulog telah menyiapkan mekanisme serapan panen jagung dengan bekerja sama dengan Pinsar Petelur Nasional (PPN) sebagai mitra pengeringan jagung hasil serapan.
"Jagung ini berbeda dengan beras karena kami tidak memiliki sarana pengering. Kalau melakukan penyerapan, kami akan bekerja sama dengan PPN," jelas Aryo.
Kerja sama ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga pakan unggas dan telur.
"Polanya adalah petani menjual jagung sesuai HPP sehingga harga stabil. Peternak juga mudah mendapatkan pasokan pakan jagung pipilan dari pengusaha atau koperasi. Harapannya semua berjalan baik dengan skema kerja sama ini," tuturnya.
BERITA TERPOPULER



















