Sunday, September 6, 2026
home_banner_first
SIANTAR SIMALUNGUN

Budidaya Jagung Kian Diminati, Luas Tanam di Pematangsiantar Capai 135,2 Hektare

Mistar.idMinggu, 6 September 2026 pukul 16.48 WIB
budidaya_jagung_kian_diminati_luas_tanam_di_pematangsiantar_capai_1352_hektare_

Lahan masyarakat yang ditanami jagung. (foto: dokumentasi mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID - Tanaman jagung kini semakin banyak dibudidayakan masyarakat. Tak hanya mudah ditanam dan dirawat, tanaman ini juga dinilai miliki manfaat serta peluang ekonomi yang menjanjikan bagi masyarakat.

Di Kota Pematangsiantar, sejumlah lahan milik masyarakat telah ditanami jagung. Warga memanfaatkan pekarangan maupun lahan pertanian untuk menanam tanaman tersebut. Bahkan, komoditas ini mampu berkontribusi membuka peluang pengembangan pertanian di tengah keterbatasan lahan perkotaan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Pematangsiantar, Pardamean Manurung, membenarkan saat ini masyarakat di Pematangsiantar banyak yang menanam jagung.

Secara keseluruhan, luas tanam jagung mencapai 135,2 hektare, terdiri dari 27 hektare pada lahan sawah dan 108,2 hektare pada lahan bukan sawah.

"Hasil tani yang banyak diperoduksi atau ditanam oleh petani adalah jagung. Untuk luas panen jagung mencapai 143,2 hektare, terdiri dari 31 hektare pada lahan sawah dan 112,2 hektare pada lahan bukan sawah," ujarnya, Minggu (6/9/2026).

Dikatakannya, saat ini Kecamatan Siantar Martoba memiliki luas tanaman jagung terbesar, yaitu 58 hektare, terdiri dari 8 hektare pada lahan sawah dan 50 hektare pada lahan bukan sawah. Luas panennya mencapai 58 hektare, dengan produksi sebesar 406 ton.

Berikutnya disusul Kecamatan Siantar Marimbun yang memiliki luas tanam sebesar 41 hektare, terdiri dari 16 hektare pada lahan sawah dan 25 hektare pada lahan bukan sawah. Luas panennya mencapai 44 hektare, dengan produksi sebesar 308 ton.

Kemudian Kecamatan Siantar Sitalasari yang memiliki luas tanam sebesar 35 hektare, terdiri dari 2 hektare pada lahan sawah dan 33 hektare pada lahan bukan sawah. Luas panennya mencapai 35 hektare, dengan produksi sebesar 245 ton.

Sementara, Kecamatan Siantar Marihat memiliki luas tanam sebesar 5 hektare, terdiri dari 2 hektare pada lahan sawah dan 3 hektare pada lahan bukan sawah. Luas panennya mencapai 10 hektare, yang terdiri dari 4 di sawah, 6 lahan bukan sawah dengan produksi sebesar 70 ton.

Adapun Kecamatan Siantar Utara tercatat memiliki luas tanam dan panen sebesar 1,6 hektare, terdiri dari 0,2 hektare lahan sawah dan 1,4 hektare lahan bukan sawah.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN